SENIN , 17 DESEMBER 2018

Koalisi Golkar-NasDem Sulit di Jeneponto

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Kamis , 14 September 2017 13:00
Koalisi Golkar-NasDem Sulit di Jeneponto

Ilustasi. Dok.RakyatSulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Bakal menyatunya Golkar-NasDem di sejumlah daerah di Sulsel pada Pilkada 2018 mendatang, dinilai sulit terwujud di Pilkada Jeneponto.

Pasalnya, masing-masing figur yang memiliki kans besar melaju di Pilkada telah menetapkan figur pendampingnya, yang juga merupakan para pengurus elit parpol.

Figur yang dimaksud yakni penegasan paket Iksan Iskandar-Paris Yasir (Golkar-Gerindra), Mulyadi Mustamu – Kasmin Makkamula (Hanura-Demokrat), dan Muh Syarif-Andi Tahal Fasnih, yang mewacana diusung NasDem dan PKS.

Menanggapi koalisi Golkar-NasDem di sejumlah daerah di Sulsel, Bakal Calon Bupati incumbent sekaligus Ketua DPD Golkar Jeneponto, Iksan Iskandar mengapresiasi hal tersebut. Hanya saja dirinya mengaku, untuk di Jeneponto belum ada pembahasan yang bersifat teknis terkait peluang koalisi Golkar-NasDem di Jeneponto.

“Sampai saat ini belum ada koordinasi lebih lanjut dengan partai, nanti kita lihat bagaimana perkembangannya,” ujarnya, kemarin.

Sementara Ketua DPD NasDem Jeneponto Baharuddin Baso Tika mengaku belum bisa memastikan peta koalisi di Pilkada Jeneponto. Pasalnya hal tersebut menjadi kewenangan DPP, meskipun sejauh ini sudah ada beberapa figur yang mengerucut untuk berpaket.

Terkait koalisi Golkar-NasDem, Baharuddin Baso Tika menegaskan akan mengikuti kebijakan DPP.


div>