SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Kolektibilitas Iuran JKN-KIS, Pemda Takalar Juara II Terbaik se-Indonesia Timur

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Kamis , 12 Juli 2018 22:30
Kolektibilitas Iuran JKN-KIS, Pemda Takalar Juara II Terbaik se-Indonesia Timur

Kepala BPKD Takalar, H. Basri Sulaiman bersama Sekretaris BPKD H. Faisal Sahing saat dibrikan piagam penghargaan.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Takalar, berhasil meraih juara II terbaik se Wilayah Indonesia Timur dalam kolektibilitas iuran JKN-KIS Tahun Anggaran 2018.

Sehingga Pemerintah Kabupaten Takalar diberikan piala dan penghargaan terbaik ke II yang langsung diterima oleh Kepala BPKD Takalar H. Basri Sulaiman, yang mewakili Bupati Takalar, di Makassar, Rabu (11/7) kemarin.

Penghargaan tersebut diraih Kabupaten Takalar, sekaligus mewakili Sulawesi Selatan sebagai Kabupaten peserta BPJS yang tepat waktu dalam melakukan pembayaran iuran BPJS dan tepat jumlah penerima.

Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta mengatakan atas diraihnya juara terbaik II kolektibilitas ini, sebagai salah satu upaya mewujudkan kesehatan gratis untuk warga Takalar sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Takalar yang tercantum dalam P22.

“Itu sudah menjadi salah satu komitmen kami, sudah masuk program prioritas dan masuk RPJMD. Kedepannya kita terus anggarkan dan terutama orang miskin jangan sampai ada yang tidak tercover,” jelas Syamsari.

Sementara itu, Kepala BPKD Takalar, H. Basri Sulaiman menyampaikan bahwa per semester awal 2018, total iuran Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang telah dibayarkan oleh Pemkab Takalar melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) telah mencapai Rp 11 Miliar. Dengan jumlah warga yang telah tercover BPJS sebanyak 271.962 jiwa atau telah mencapai 97 persen dari total 285 540 ribu warga Takalar.

“Jadi Takalar meraih penghargaan kedua terbaik karena tepat waktu pembayaran iuran, tepat jumlah penerima se-Indonesia Timur. Kita beda tipis dengan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang berhasil menjadi juara pertama dan Kabupaten Kolaka menjadi juara ketiga,” jelas H. Basri. (*)


div>