RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Komisi I DPRD Gowa RDP Kisruh Batas Dua Desa 

Reporter:

muchtar suma

Editor:

Arif Saeni

Kamis , 09 Agustus 2018 17:48
Komisi I DPRD Gowa RDP Kisruh Batas Dua Desa 

int

GOWA,  RAKYATSULSEL. COM—– Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gowa, Muh Kasim Sila didampingi Wakil Ketua Komisi I, Abd Razak dan M Basir Bella memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang aspirasi dewan, Kamis (9/8/2018).
Pertemuan dengan agenda membicarakan penetapan tapal batas antara Desa Batu Ma’lonro Kecamatan Biringbulu dan Desa Rannaloe Kecamatan Bungaya, dihadiri Kadis PMD Gowa, Muh Asrul, Kabag Pemerintahan Setkab Gowa, Muh Basir, Kabag Persidangan Setwan Sukardi, Camat Biringbulu, Yamin Basri, Kades dan tokoh masyarakat Batu Ma’lonro.
Menurut Kasim, pertemuan ini dilaksanakan sekaitan adanya surat aduan yang masuk ke DPRD dua hari lalu berisi tentang penetapan tapal batas di dua desa bertetangga di dua kecamatan.
“Keputusan Topdown ini jadi itulah yang membuat sebagian warga Batu Ma’lonro terprovokasi dengan adanya patok-patok terpasang ini. Alhamdulillah dengan pendekatan persuasif, warga tidak melakukan pengrusakan patok itu yang tentu hal itu kita butuh masukan dan pendapat dari Kadis PMD Gowa,” ujar Kasim di hadapan peserta RDP.
Sementara Kadis PMD Gowa, Muh Asrul menjelaskan, secara luas terkait masalah yang dihadapi dua desa di dataran Tinggi Gowa ini.
“Atas batas wilayah di desa, kami  berterima kasih ada komplain karena itu salah satu harapan kami. Karena kalau tidak, ada batas-batasnya nanti tidak bagus. Dan saya sangat berterimakasih karena sudah dimediasi sejak tahun 2015, meskipun saya sudah menjadi Kadis PMD saat itu, namun baru kali ini dilibatkan untuk membicarakan batas-batas wilayah itu karena ini kewenangannya Kabag Pemerintahan,” jelasnya.   (***)

Tag
div>