SABTU , 21 APRIL 2018

Komisi II DPRD Enrekang Restui Penerapan Sistem Informasi Terintegrasi

Reporter:

Aziz Taba

Editor:

Lukman

Senin , 26 Februari 2018 21:00
Komisi II DPRD Enrekang Restui Penerapan Sistem Informasi Terintegrasi

Kadis Djayadi Silamma saat ditemui di DPRD Enrekang disela-sela pembahasan Sistem Informasi Terintegrasi (SIT) bersama Komisi II yang dipimpin Arsyad Gawi, Senin (26/2/2018).

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Sistem Informasi terintegrasi (SIT) bakalan segera diterapkan di Kabupaten Enrekang. Penerapan sistem ini menjadi pembahasan Komisi II yang dipimpin Arsyad Gawi bersama Djayadi Silamma, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Harwan Sawati Kepala Perizinan, Syamsuddin perwakilan Bappeda dan pihak pemkab Enrekang lainnya, Senin (26/2).

Anggota Komisi II Enrekang Andi Aswan, menyatakan keinginannya jika tahun depan sistem informasi terintegrasi ini sudah bisa diterapkan. Namun politisi PKS ini masih meragukan kesiapan infrastrukturnya yang mencakup kesiapan perangkat lunak (sofwer) dan perangkat kerasnya (hardware). Termasuk kesiapan sumber daya manusianya harus disiapkan secara matang dulu.

“Saya kira semuanya mau, tapi kesiapan infrastrukturnya, sofwer-nya, hardwere-nya dan SDM-nya harus dipersiapkan secara matang,” ujar Andi Aswan.

Sementara itu Djayadi Silamma menjelaskan, bahwa dengan adanya Sistem Informasi terintegrasi ini akan memudahkan siapapun untuk mengakses informasi informasi terkait perencanaan dan penganggaran pembangunan di daerah berjuluk Bumi Massenrempulu.

“Dengan sistem informasi terintegrasi ini, akan terjadi transparansi dan kecepatan informasi pembangunan yang bisa diakses siapupun yang butuh informasi pembangunan,” terang Djayadi.

Pejabat teras yang tidak lama lagi akan pensiun ini, menambahkan bahwa sebagai langkah awal pihaknya telah mengajukan anggaran untuk mendukung program SIT ini Rp 250 juta lebih. (*)


div>