SABTU , 20 OKTOBER 2018

Komitmen Lahirkan Pilkada Damai, Kejari Parepare Gandeng Elemen Ini Samakan Persepsi Melalui Dialog

Reporter:

Anastasya

Editor:

Niar

Rabu , 07 Februari 2018 20:10
Komitmen Lahirkan Pilkada Damai, Kejari Parepare Gandeng Elemen Ini Samakan Persepsi Melalui Dialog

int

PAREPARE, RAKSUL.COM-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare menggelar dialog Pilkada dan UU Pers, di Aula Markas Kodim, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Rabu (07/02/2018).

Kegiatan untuk menyamakan persepsi dan komitmen dalam melahirkan pilkada damai ini diikuti sejumlah elit partai politik (parpol) pengusung maupun pendukung, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), TNI, dan Jurnalis dari berbagai media.

Hadir sebagai pemateri, Dandim 1405/Mlts, Letkol Arm Adi Hamsyah, Kasi Pidum Kejari Parepare Idil, dan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Makassar yang juga jurnalis media Koran Sindo Darwiaty Dalle.

Kepala Kantor Kejari Parepare, Reskiana Ramayanti mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka silaturahmi dan menyamakan pemahaman terkait Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, dan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Ini juga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi, supaya pihak yang hadir bisa memahami posisi atau batasan masing-masing pada pelaksanaan Pilkada,” ujar Reski, sapaan mantan Kajari Sidrap ini.

Sementara, Dandim 1405/Mlts, Letkol. Arm. Ketut Adi Hamsyah menjelaskan, TNI bersikap netral dan tidak memihak kepada salah satu peserta Pemilu. Karena, kata dia, netralitas TNI merupakan harga mati, sehingga harus memaksimalkan fungsi pengamanan.

Dia mengemukakan, personil TNI yang dilibatkan pada Pilkada serentak yaitu Parepare sebanyak 247 personil, dan Barru sebanyak 31 personil. Di samping itu, katanya, pihak TNI bersinergi dengan pihak Kepolisian dalam melakukan pengamanan.

“Setelah kami melakukan inventaris titik rawan, untuk sementara kami tetap beberapa titik rawan di Parepare di antaranya, Kantor KPU, Kantor Panwaslu, Posko Pemenangan Pasangan Calon, Kantor DPRD, Kantor Wali Kota dan Tugu Monumen Habibie beserta Lapangan Andi Makkasau, yang menjadi tempat konsentrasi massa,” paparnya. (mp1)


div>