JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Komnas HAM: PT Vale Jangan Jadi Perusahaan Angkuh

Reporter:

Editor:

dedi

Kamis , 23 Maret 2017 19:01
Komnas HAM:  PT Vale Jangan Jadi Perusahaan Angkuh

Ilustrasi

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) meminta PT Vale Indonesia Segera menyalurkan listrik ke perumahan warga suku Dongi yang berada di samping Pabrik Nikkel PT Vale.

Hal ini disampaikan oleh Prof. Hafidz Abbas, saat berdialog dengan Warga Dongi di Aula Kantor Camat Nuha Luwu Timur, Kamis (23/3).

Menurutnya, kedatang ke Kabupaten Luwu Timur (Lutim), untuk melihat langsung kondisi masyarakat suku Dongi yang dalam laporannya ke Komnas HAM telah di perlakukan tidak adil oleh perusahaan.

“Saya sudah menyaksikan langsung kehidupan warga Dongi, disamping Bumi Perkemahan samping Pabrik PT Vale, juga rumah warga Dongi yang direlokasi ke Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda. kesimpulan hak-hak mereka harus diperhatikan,” ujar Hafidz

Untuk permasalahan ini, Hafidz mengungkapkan, ada pada PT Vale menunjukkan itikad baiknya untuk menyalurkan listrik ke warga Dongi.

“Makanya, saya sarankan kepada PT Vale harus segera menyambungkan kembali listrik ke rumah warga suku asli Sorowako yakni warga Dongi,’ ungkapnya.

Selain itu, Hafidz berharap ke PT Vale tidak menjadi perusahaan yang angkuh. Harusnya, PT Vale punya jiwa kemanusiaan.

“Masa sih tanah mereka kamu ambil untuk kepentingan penambangan Nikkel. Sementara warga aslinya anda abaikan. Gak boleh dong sewenang-wenang,” tandasnya.

Pertemuan dengan warga Dongi ini juga dihadiri oleh Bupati Lutim Thoriq Husler, Anggota DPRD Lutim Herdinang, Manajemen PT Vale Basri Kamba dan Warga Dongi.


div>