MINGGU , 22 JULI 2018

Komponen Pelengkap Masjid 99 Kubah Mulai Dipasang

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Selasa , 06 Maret 2018 10:28
Komponen Pelengkap Masjid 99 Kubah Mulai Dipasang

JELANG SOFT LAUNCHING. Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meninjau pembangunan Masjid 99 Kubah, Senin (5/3). Rencananya, masjid termegah di Asia tersebut akan disoft launching pertengahan Maret nanti. AL AMIN MALLIURI/RAKYAT SULSEL

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jelang soft launching Masjid 99 Kubah pertengahan Maret nanti, sejumlah persiapan terus dilakukan di kawasan Center Point of Indonesia (CPI).
Seperti yang terlihat di proyek Masjid 99 kubah, sejumlah komponen pelengkap mulai dipasang.

Meski tidak sepenuhnya rampung, namun pemprov melalui Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (SDACKTR) Sulsel sebagai penanggungjawab proyek, masih optimistis proyek ini dapat selesai. Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, saat meninjau progres pengerjaannya mengatakan, kawasan CPI merupakan kawasan milik rakyat yang dikelolah oleh pemerintah. Untuk itu, dirinya meminta agar semua dapat menjaganya.

“Untuk soft launching CPI itu bisa berarti apa saja, yang jelas di sana ada tanah di tengah kota milik rakyat dan milik pemerintah dengan nilai yang tidak main-main, dan kalau saya tidak ada di situ, itu sudah jadi hotel dan lain-lain. Pernah ke Monas? Sekurang-kurangnya itu mirip Monas, pernah ke twin tower di Malaysia? Kurang lebih seperti itu di sana, jadi mari kita awasi bersama,” kata Syahrul, Senin (5/3) kemarin.

Selain itu, Syahrul mengimbau kepada kontraktor agar serius dalam melakukan pengerjaan untuk tahap awal ini.

“Saya berharap agar ini dapat dikerjakan dengan baik, karena (proyek) ini adalah kepentingan ummat,” pesannya.

Dengan fasilitas hiburan yang disajikan, lanjut Syahrul, nantinya kawasan CPI akan berubah menjadi kawasan akhir pekan paling diminati. “Di sana ada air mancur, ada masjid yang luar biasa, ada taman, ada rumah sakit, bahkan untuk play ground ada di sana,” paparnya.

Sementara, soal aksi unjuk rasa pekan lalu yang menuntut agar pemprov harus tegas menjaga kawasan CPI untuk tidak dikomersilkan, Syahrul enggan berkomentar banyak. Ia menilai, hal itu bagian dari politisasi.

“Saya tidak bisa menjawab itu, karena itu bisa jadi disusupi muatan politik. Makanya saya harus ada di sana, kita semua mengawasi. Jika tidak, maka kedepan apa yang terjadi di sana, lihat saja nanti kalau saya sudah tidak menjabat lagi,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas SDACKTR, Andi Darmawan Bintang, mengatakan, dengan melihat progres pengerjaan Masjid 99 Kubah ini, dirinya optimistis akan melakukan soft launching pada pertengahan bulan Maret ini.

“Sekarang sudah terpasang 45 kubah kecil dari 52 kubah di tahap satu ini. Inshaallah pertengahan bulan ini bisa kita soft launching,” ujarnya.

Selain itu, Darmawan mengatakan, untuk soft launching, merupakan kesyukuran tahap awal pengerjaan masjid. “Sedikit terlambat memang karena ada perpanjangan kontrak,” lanjutnya.

Saat melakukan peninjauan, Syahrul beserta rombongan menemukan aktifitas pengerjaan di lapangan masih terus berlangsung. Saat ini para pekerja menyelesaikan pemasangan pelapis air pada dinding atap kubah utama, pengangkatan kubah kecil lainnya, serta finishing kubah utama.

“Jika kita berdiri di tengahnya, dari kerangka bisa dilihat bentuknya sudah jadi, sisa pemasangan atap yang Inshaallah tepat selesai pada pertengahan Maret ini. Sekaligus nanti kita juga akan lakukan salat berjamaah di sana,” tutupnya. (*)


div>