JUMAT , 23 FEBRUARI 2018

Komwas Demokrat Siap Disiplinkan Kader

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 05 Februari 2018 13:15
Komwas Demokrat Siap Disiplinkan Kader

Ilustrasi

* Untuk Fokus Menangkan Usungan di Pilkada

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jelang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar mendatang, Komisi Pengawas (Komwas) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel akan melakukan penertiban kader yang mbalelo untuk mensosialisasikan usungan partai di Pilwalkot dan Pilgub serta Pilkada Kabupaten/kota se-Sulsel.

Apalagi, pasca mundurnya Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulsel Syamsu Rizal (Deng Ical) yang diwacanakan akan membawa gerbongnya dari Demokrat. Oleh karena itu, Komwas akan melakukan pendisiplinan kader terutama sosialisasi usungan di Pilwalkot Makassar mendatang.

“Kita tidak bisa menghalangi mereka, kan itu hak mereka, kalau mengikut dengannya itu pilihannya mereka,” kata Ketua Komwas DPD Demokrat Sulsel, Jamaluddin Rustam ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (4/2) kemarin.

Bahkan, Jamaluddin mengaku jika jika memang nantinya ada kader Partai Demokrat yang bermain dua kaki kaki pada Pilwalkot dan Pilkada serentak di Sulsel, pihaknya akan mempersilahkan kader tersebut untuk meninggalkan Partai Demokrat sebelum dilakukan pemecatan secara tidak resmi.

“Tidak boleh dong kalian disana yang disebut kader Demokrat mendukung kandidat lain diluar usungan partai. Karena Demokrat adalah partai pilihan kalau mau disana, silahkan pindah. Karena kami terapkan sanksi di Partai Demorkat,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu sanksi yang akan dijalankan ketika ada kader Partai Demokrat yang setengah hati mendukung dan mensosialisasikan usungan Partai Demokrat di Pilkada adalah dengan memberikan teguran secara tertulis.

“Tidak ada setengah hati. Kapan terbukti dia kita keluarin, kita memiliki juga prosedur. Tapi tentu kita lakukan dulu teguran, karena dipartai tidak boleh setengah-setengah harus ada sikap. Tidak bisa main dua kaki, suka tidak suka kalau itu keputusan partai harus diikuti,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Sulsel, Nimatullah mengaku tidak mempermaslahkan jika ada ada gerbong kader Partai Demokrat yang ikut hengkang bersama Deng Ical.

“Tidak apa-apa ji. Demokrat sering mi menghadapi susana begini, kita tenang dan santai santai saja,” kata Wakil Ketua DPRD Sulsel itu singkat. (*)


div>