RABU , 22 AGUSTUS 2018

Konak Intip Cewek Tidur, Jebol Jendala Lalu Memperkosanya

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Jumat , 18 September 2015 21:05
Konak Intip Cewek Tidur, Jebol Jendala Lalu Memperkosanya

ilustrasi

RAKYATSULSEL.COM – Seorang pelajar SMA, KI (18) warga Kecamatan Pontang, Serang, Banten, digelandang warga setelah mencabuli tetangganya.

KI ini tergolong sangat nekad. Bagaimana tidak, pada Rabu (16/9) malam, sekitar pukul 02.00 WIB ia membongkar daun jendela kamar korban.

Semula, pelaku mendatangi rumah korban yang masih tetangganya itu dengan cara mengendap-endap.

Rupanya, pelaku punya kebiasaan tak lazim. Yakni ngintip orang yang sedang tidur. Dari celah daun jendela, tersangka memperhatikan kemolekan tubuh korban, hingga membuat libidonya naik. Melihat korban tidur seorang diri, tersangka yang tak dapat menahan birahi ini berusaha masuk, namun jendela dalam keadaan terkunci.

Tak kehilangan akal, tersangka akhirnya dapat membuka daun jendela setelah mencongkel engselnya. Setelah berhasil masuk, tersangka langsung membekap mulut korban, dan melucuti pakaian korban. Singkat cerita pelaku berhasil menggagahi korban hingga puas.

[NEXT-RASUL]

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka berusaha kabur. Namun sialnya, di luar rumah ada orangtua korban yang baru saja pulang dari masjid.

Tersangka urung kabur dan memilih bersembunyi di kolong ranjang. Melihat daun jendela terbuka, orang tua korban mengira rumahnya disatroni maling. Tapi ketika memasuki kamar, mendapati anak gadisnya sedang menangis dan memberitahu jika ada pria tak diundang sembunyi di kolong ranjang.

Dengan dibantu anggota keluarganya yang lain, akhirnya tersangka diseret dari kolong ranjang. Ketika ditanya, tersangka mengaku telah menyetubuhi korban. Mendengar pengakuan itu, tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Pontang. Dibantu petugas polsek, tersangka selanjutnya dibawa ke Mapolres Serang.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang, Ipda Rezki Parsimovandi membenarkan kasus dugaan pencabulan tersebut. “Benar, kasus itu masih kita dalami,” katanya.


div>