MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Konjen Australia Berbagi dengan Anak Yatim di Bazaar Ramadhan IMMIM

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 16 Juni 2017 20:41
Konjen Australia Berbagi dengan Anak Yatim di Bazaar Ramadhan IMMIM

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sore ini ceramah buka puasa di Bazaar Ramadhan IMMIM bersama Konjen Australia Richard Matthews, beserta Anak Yatim al-Mujadilah Makassar. (16/6). Hadir sejumlah Pengurus IMMIM dan panitia Bazaar IMMIM.

Richard Matthews menyatakan makin dekat lebaran, sangat penting  dipelajari selama tinggal di Indonesia mengenai toleransi, yang berarti satu sama lain saling mengerti dan menerima perbedaan. Selama ia di Indonesia dirasakan masyarakat sangat toleran, termasuk di Makassar, katanya.

Dikatakan Australia dan Sulsel memiliki  sifat yang sama  sebagai masyarakat majemuk. Banyak agama di Australia, termasuk Islam, Kristen, Budha dan Hindu. Demikian pula di Sulsel. Tapi semua hidup damai bersama, dan dirasakabmn semangat toleransi yang tinggi. Hal ini patut disyukuri karena dapat dikembangkan dari tahun ke tahun, harapnya.

Selain itu, sebagai negara tetangga penting sekali saling mengerti dan saling paham semangat toleransi antar kedua negeri. Kerjasama dengan IMMIM dengan lembaga masyarakat, baik di bidang agama dan pengembangan masyarakat maupun dalam bidang pendidikan. Komitmen kerjasama untuk semua lembaga baik pemerintah maupun lembaga keagaman. Agar saling rukun dan slaing menguntungkan, tutupnya.

Pada kesempatan tersebut diserahkan buku kumpulan tulisan alumni pertukaran tokoh antara Australia dan Indonesia, kepada Ir.Hj.Nur Fadjeri FL, M.Pd dan Dr.HM.Ishaq Shamad. Diserahkan langsung pak Konjen.

[NEXT-RASUL]

Juga diserahkan alat belajar dan transfort kepada sejumlah anak yatim yang hadir.

Selanjutnya apresiasi yang tinggi atas kesediaan Konjen Australia Berbagi dengan anak yatim di Bazaar Ramadhan IMMIM. Mengingat di dalam puasa inilah momen penting untuk saling berbagi dan merasakan kebersamaan.

Berbagi bukan hanya dalam bentuk makanan/minuman, tetapi juga berbagi ilmu agama, seperti mubalig sangat sibuk berbagi ilmu setiap hari. Bahkan ada mubalig yang sampai lima kali ceramah dalam satu hari, mulai kultum shubuh, dhuhur, sebelum dan sesudah buka puasa serta ceramah tarwih.

Kalau tidak bisa berbagi harta, paling tidak berbagi tenaga untuk saling membantu sesama. Bahkan dengan berbagi senyum saja, juga ibadah.

Rasulullah bersabda ” manusia terbaik adalah yang paling banyak manfaatnya kepada sesama”


div>