SELASA , 12 DESEMBER 2017

Kontra PSM Jadi Partai Hidup Mati, Coach Widodo Permak Transisi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 01 November 2017 12:20
Kontra PSM Jadi Partai Hidup Mati, Coach Widodo Permak Transisi

LUCU: Winger PSM Zulkifli Syukur mengacungkan kartu kuning untuk mempengaruhi wasit menjatuhkan kartu ke pemain saat putaran I lalu di Stadion Dipta (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Setelah mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor tipis 3-2 dan menjadi pemuncak klasemen sementara Liga 1, Bali United kembali melakukan latihan ringan di Lapangan Trisakti, Legian, Selasa kemarin (31/10).

Latihan kembali digeber karena skuad Serdadu Tridatu bakal melakoni laga hidup mati kontra PSM Makassar, Senin (6/10) mendatang.

Evaluasi langsung dilakukan Coach Bali United Widodo Cahyono Putro. Terutama transisi yang kurang bagus di babak kedua.

Ya, Laskar Wong Kito – julukan Sriwijaya FC tidak seharusnya bisa mencetak gol. Tampil ngotot dan agresif anak asuh Hartono Ruslan sehingga bisa menyarangkan dua gol balasan, tidak bisa dijadikan pembenar.

Apakah karena Fadil Sausu dkk kelelahan sehingga tercipta dua gol balasan? Coach Widodo membantah dengan tegas. Menurutnya, fisik pemain baik-baik saja selama 90 menit pertandingan.

Tapi, jika dilihat dalam empat pertandingan terakhir, kejadian sama di babak kedua hampir terulang kembali.

Para punggawa Serdadu Tridatu mulai sedikit kendor di babak kedua dan justru tim lawan yang mulai mendominasi jalannya pertandingan.


div>