RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Kontrak CPI PT Yasmin Terancam Diputus

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 27 April 2017 12:51
Kontrak CPI PT Yasmin Terancam Diputus

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulsel, Abdul Latief. foto: dok rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menggelar rapat internal untuk mengeveluasi progres pengerjaan fisik proyek Centre Point of Indonesia (CPI) Rabu (26/4). Pasalnya, pengerjaan fisik proyek tersebut masih jauh dari target.

Sekretaris Pemprov Sulsel Abdul Latief mengatakan, realisasi pengerjaan proyek CPI pada April ini masih sama dengan Maret lalu. Padahal, lanjut Abdul Latif, berdasarkan kontrak perjanjian, reklamasi harus selesai pada Maret 2018. Olehnya itu, pihaknya akan meminta PT Yasmin selaku penyelenggara reklamasi agar menyusun kembali rencana kerjanya.

“Namun jika pengerjaan proyek stagnan melewati target maka pemprov akan menghentikan kontrak dengan PT Yasmin,” ungkapnya diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (27/4).

Terkait perizinan reklamasi CPI, pihaknya saat ini juga intens berkonsultasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memenuhi persyaratan sesuai Undang-Undang nomor 1 tahun 2014 terkait administrasi CPI.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Sulsel Sukarniaty Kondolele mengungkapkan, keterlambatan tersebut diakibatkan masalan teknis.

“Termasuk proses perizinan reklmas yang harus diselesaikan sebelum pengerjaan proyek dilakukan. Kita tetap optimistis proyek akan selesai tepat waktu,” pungkasnya. (***)


div>