SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Kontraktor Lamban Terancam Diblacklist

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 06 Januari 2016 15:41

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak puluhan proyek pembangunan infrastruktur di Kota Parepare melewati ambang batas dari jadwal yang telah dipatok oleh Pemerintah Kota Parepare. Sebagai sanksi atas keterlambatan tersebut, pihak kontraktor yang menangani proyek tersebut terancam terkena sanksi diblacklist alias tak dipakai lagi dalam proyek-proyek pemkot mendatang.

Hanya saja, pihak pemerintah kota Parepare masih memberikan kebijakan perpanjangan waktu selama 50 hari kepada kontraktor yang menangani proyek tersebut. Namun, pemberian denda sebesar 1/1000 dari kontrak kepada kontraktor hingga selesainya pembangunan dalam batas waktu perpanjangan sudah diberlakukan.

Menurut Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pu dan Praswil Kota Parepare, Ardhy Tamsil, terdapat sekira puluhan proyek yang dinyatakan terlambat menyelesaikan pembangunan hingga 31 Januari 2015 lalu, namun di antaranya ada beberapa yang terlambat dari segi pelaporannya saja dan adapula yang memang terlambat dari segi fisik.

“Keterlambatan fisik lewat dari tanggal 31 Desember 2015 dikenakan denda, jadi dendanya sudah jalan 1/1000 dari kontrak per hari selama masa penyelesaian dalam batas waktu perpanjangan yang diberikan. Kalau lewat lagi dari 50 hari, maka akan diberikan sanksi blacklist dan tidak diikutkan dalam proses tender berikutnya,” ujarnya.

Di antara proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang mengalami keterlambatan pembangunan fisik hingga 31 Desember 2015, yaitu revitalisasi pasar senggol, revitalisasi gedung pemuda, pembangunan Pare Beach, pembangunan taman air mancur rujab Wali Kota, revitalisasi lapangan Andi Makkasau, dan sejumlah pembangunan lainnya.


div>