SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Korban Jemaah Haji Filipina Tagih Janji Pemprov

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 14 Maret 2017 14:13
Korban Jemaah Haji Filipina Tagih Janji Pemprov

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, menerima korban penipuan jemaah haji Sulsel yang hanya sampai di negara Filipina menemui Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang, Selasa (14/3). foto: ashar abdullah/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Korban penipuan jemaah haji Sulsel yang hanya sampai di negara Filipina menemui Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, Selasa (14/3).

Kedatangan mereka untuk menagih janji Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk bisa memberangkatkan mereka haji untuk tahun ini.

Salah satu korban jemaah haji, Hujriah Hairu, mengatakan, kedatangan pihaknya pada pertemuan itu untuk mempertanyakan apakah ada kuota yang dipersiapkan agar bisa diberkangkatkan haji pada tahun ini.

Dan yang kedua, lanjut wanita asal Barru ini, yakni meminta kepada Pemprov untuk menekankan kepada pihak kepoliasian untuk menindak tegas tersangka penipuan yang bernama H Makmur.

“Tadi kami menanyakan kuota apakah ada untuk kami berangkat dari Filipina. Apakah bisa diberikan kuota untuk kita, tapi beliau mengatakan tidak semudah itu untuk mempermudah keberangkatan kami,” katanya.

Hujriah menambahkan, saat ini pihak korban telah menuntut uang kepada PT Hasita, H Makmur untuk menuntut uang ganti rugi. Tapi dia (H Makmur) lebih memilih dipenjara yang divonis hanya tiga tahun dan sisa menjalani satu tahun daripada menggantinya

“Ganti ruginya Rp500 juta, tapi kalau tidak dibayar akan ditambahkan tiga bulan penjara. Ini kami sementara menunut uang kami apakah beliau bisa mengembalikan uang kami seberapa besar yang dia bisa membayar, tapi beliau mengatakan saat. Ini tidak bisa mengembalikan uang karena dia lebih memilih di penjara. Kami sudah hitung-hitungan yang beliau mendapatkan keriguan, tapi beliau tidak menjelaskan secara detail, kita di Barru bisa sampai Rp150 juta, untuk Barru sebanyak 18 orang,” ucapnya.

[NEXT-RASUL]

Sementara, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, menyatakan, saat ini daftar tunggu jemaah haji sebanyak 183 ribu orang. Itulah yang akan di prioritaskan sesuai dengan umur paling tua dan yang belum naik haji.

Agusmengatakan, pihaknya terus berupaya akan menekan terus kepada pihak kepolisian untuk bisa memeberikan ganti rugi oleh pihak travel ini.

“Masyarakat ini memang niat untuk berhaji itu sangat tinggi, tapi mereka tidak sabaran kalau mereka masuk dalam haji reguler, pasti mereka sudah berangkat,” katanya. (***)


div>