• Senin, 01 September 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

Korban Tawuran Meninggal, Kampus Unismuh Tegang

Jumat , 31 Mei 2013 19:24
Total Pembaca : 733 Views

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Suasana tegang mewarnai kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) di Jalan Sultan Alauddin, Makassar. Hal ini menyusul tewasnya FR, korban tawuran dua kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan suku berbeda di Unismuh beberapa waktu lalu. Sejumlah personel kepolisian pun berjaga-jaga di sekitar kampus.

FR dikabarkan meninggal dunia di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Jum’at (31/5) subuh. Ia mengalami luka parah setelah telinganya tertembus anak panah sedalam 10 cm.

Kepala Polsekta Rappocini Kompol Haidir Said mengatakan, sebanyak 50 personel kemananan dikerahkan ke dalam kampus sesuai permintaan pimpinan Rektorat Unismuh. Pengerahan tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan bentrok susulan.

“Sebenarnya meski tidak diminta kami akan tetap mengirimkan personel karena situasi yang sedang tegang di sana,” katanya.

Para personel ini akan melakukan pengamanan di sekitar kampus secara terbuka dan tertutup.

Selain di dalam kampus, personel polisi juga rencananya disiagakan untuk berjaga-jaga di sejumlah asrama mahasiswa. Asrama yang dijaga dihuni mahasiswa asal kelompok suku yang belakangan sering terlibat bentrok. “Setidaknya ada empat kelompok yang kemungkinan menaruh dendam,” terang Haidir.


Penulis: Akbar Hadi
Editor: Mulyadi Abdillah