SENIN , 22 OKTOBER 2018

Korban Terus Bertambah, Pangkep Ditetapkan KLB DBD

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 04 Februari 2016 14:55

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Setelah korban Demam Berdarah Dengue (DBD) terus berjatuhan sejak Januari lalu, akhirnya Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melalui Dinas Kesehatan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD, sejak Kamis (4/2).
Diketahui, korban DBD yang terakhir meninggal adalah bocah Ahmad faqih (10) warga Talaka, Kecamatan Ma’rang Pangkep. Bocah itu meninggal di Rumah Sakit Umum Dareah Kabupaten Pangkep pada Rabu (3/2) kemarin.

Penetapan KLB DBD untuk wilayah Pangkep ini diumumkan oleh Kepala Dinkes Pangkep, Indriaty Latief di kantornya. Dikatakan, dengan melihat jumlah korban yang terus bertambah dan jatuhnya korban jiwa, maka Pemkab mengambil langkah untuk menetapkan Pangkep dalam status KLB.

“DBD telah mengakibatkan korban jiwa, pasien juga terus bertambah, maka kami tetapkan DBD dalam status KLB,” ujar Indriyaty di ruangan kerjanya.

Dari data Dinkes Pangkep, sejak Januari hingga awal Februari tahun ini, RSUD Pangkep telah menerima dan merawat pasien tersangka DBD (TDBD) sebanyak 268 orang, dan dinyatakan fositif sebanyak 52 orang. Banyaknya jumlah pasien membuat pihak RSUD Pangkep kewalahan, apalagi karena masih kurangnya jumlah ruangan sehingga sebagian pasien terpaksa dirawat di koridor rumah sakit.

Pihak Dinkes sendiri mengaku terus bekerja keras guna mengantisipasi semakin banyaknya korban akibat penyakit yang ditimbulkan dari gigitan nyamuk ini. Selain melakukan sosialisai kepada mayarakat untuk menjaga kesehatan lingkungan, pihak Dinkes juga melakukan fogging dan abatesasi di seluruh wilayah kabupaten Pangkep.

“Kita sudah lakukan fogging. Kita himbau masyarakat untuk memperhatikan lingkungannya, khususnya melakukan 3 M yitu, Menguras, menutup penampungan air, serta mengubur barang-barang yang dapat digenangi air hingga menimbulkan jentik nyamuk,” lanjutnya.

Sementara di RSUD Pangkep, pasian TDBD masih terus bertambah. Diakui kepala bidang rekam medik pengawasan dan pengendalian RSUD Pangkep, Mansur, khusus Februari, sudah merawat 18 pasien.

“Untuk yang masuk hari ini belum bisa dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dan laboratorium. Namun pertanggal 4 Februari, sudah ada 18 orang,” kata Mansyur.


Tag
  • DBD
  •  
    div>