RABU , 12 DESEMBER 2018

KPA Kecam Pengrusakan Lahan Warga di Enrekang

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 18 Juli 2018 21:20
KPA Kecam Pengrusakan Lahan Warga di Enrekang

Tampak anggota Polisi yang melakukan pengrusaka pada lahan perkebunan warga di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Rabu (18/7).

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Pengrusakan lahan-lahan pertanian milik petani di Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang oleh PTPN XIV Unit Maroangin kembali terjadi, Rabu (18/7). Pihak Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA) pun mengecam tindakan tersebut.

Presidium KPA Sulsel, Rizki Anggriana Arimbi mengatakan, saat ini HGU PTPN XIV Unit Maroangin sudah selesai sejak tahun 2003 dan aktivitas pengrusakan ini telah terjadi berulang kali.

Menurut Rizki, operasional PTPN XIV di Kabupaten Enrekang ilegal karena sampai saat ini HGU tidak diperpanjang bahkan pemerintah Kabupaten Enrekang telah mengeluarkan surat edaran bawah HGU PTPN XIV tidak akan diperpanjang karena tidak memberi kontribusi pada pemerintah daerah dan menimbulkan konflik pada masyarakat.

“Pengrusakan lahan pertanian oleh PTPN XIV yang dibantu oleh aparat Polisi tersebut merupakan sebuah pelanggaran HAM karena telah terjadi berulang kali oleh salah satu perusahaan BUMN tersebut. Aktifitas PTPN XIV Enrekang tanpa adanya perpanjangan HGU telah melanggar aturan yang ada,” jelas Rizki.

Lanjut dia, kegiatan ilegal dan perampasan lahan petani oleh PTPN XIV telah menimbulkan efek yang sangat besar bagi masyarakat sekitar yang berdampak atas kegiatan PTPN XIV Enrekang.
Melihat kronisnya situasi agraria serta masifnya liberalisasi sumber agraria, lanjut Rizki, menunjukan bahwa reforma agraria selama ini telah diselewengkan.

Olehnya itu, pihaknya pun mendesak PTPN XIV Unit Maroangin Enrekang untuk segera menghentikan kegiatan ilegal dan pengrusakan terhadap tanaman produktif milik masyarakat, mendesak Kapolda Sulawesi Selatan segera menarik satuan pengamanan dari lokasi PTP XIV di Enrekang serta mendesak Kapolda Sulawesi Selatan agar segera melakukan penindakan terhadap aktifitas pengrusakan lahan pertanian milik masyarakat oleh PTPN XIV Unit Maroangin. (*)


div>