KAMIS , 13 DESEMBER 2018

KPHI Award, Embarkasi Makassar Boyong Empat Penghargaan

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Iskanto

Jumat , 07 Desember 2018 09:35
KPHI Award, Embarkasi Makassar Boyong Empat Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN. Komite Pengawas Haji Indonesia (KPHI) menganugerahkan penghargaan KPHI Award kepada Embarkasi Makassar sebagai Embarkasi Haji Terbaik (Kamila) I se-Indonesia di Aula Wisma Birr Ali, Asrama Haji Sudiang, Makassar, Kamis (6/12/2018).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penyelenggaraan haji tahun 1439 H/2018 M merupakan moment tak terlupakan bagi Embarkasi Haji Makassar (UPG). Dengan kerjasama yang baik antar stakeholder yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Komite Pengawas Haji Indonesia (KPHI) menganugerahkan penghargaan KPHI Award kepada Embarkasi Makassar sebagai Embarkasi Haji Terbaik (Kamila) I se-Indonesia.

Bukan hanya itu, Embarkasi Makassar juga berhasil memboyong KPHI Award terbaik di tiga kategori lainnya yaitu, embarkasi haji terbaik bidang konsumsi, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel sebagai yang terbaik dalam pelayanan kesehatannya dua tahun berturut-turut, serta Gubernur Sulsel sebagai koordinator provinsi penyelenggara haji terbaik se-Indonesia yang juga sudah dua tahun berturut-turut diraih.

Penyerahan penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KPHI Pusat, Drs H Samidin Nasir, saat acara tasyakuran atas pencapaian indeks kepuasan jemaah haji tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Bidang Penyelengaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel di Aula Wisma Birr Ali, Asrama Haji Sudiang, Makassar, Kamis (6/12/2018).

Indeks kepuasan jemaah haji tahun 2018 ini sebesar 85,23 persen (sangat memuaskan). Acara tersebut dihadiri oleh ketua dan komisioner KPHI, Gubernur Sulsel yang diwakili oleh Sekprov Sulsel, Ditjen PHU Kemenag RI yang diwakili oleh Kasubdit Asrama Haji, Kakanwil Kemenag Sulsel dan sejumlah Kakanwil Kemenag provinsi, Kepala Bidang PHU se-Indonesia dan Kepala UPT Asrama Haji Se Indonesia, Kakankemenag, Kepala Seksi PHU Kab. Kota se Provinsi Sulsel, sejumlah Kepala KUA Kecamatan dan Petugas Haji Musim Haji tahun 2018.

Kakanwil Kemenag Sulsel, H Anwar Abubakar dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak di Embarkasi Haji Makassar yang terlibat baik secara langsung maupun secara tidak langsung dalam proses pelaksanaan dan penyelenggaraan ibadah haji, khususnya kepada gubernur selaku Koordinator PPIH Provinsi Sulsel.

“Sehingga tahun ini, Embarkasi Makassar berhasil memboyong 4 buah penghargaan KPHI Award ke Sulsel. Semoga kerjasama tim selama ini bisa terus dipertahankan, meskipun penghargaan ini juga sekaligus menjadi catatan penting bagi kita semua untuk bekerja lebih giat lagi dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji kita agar prestasi tersebut bisa dipertahankan bahkan kalau perlu lebih ditingkatkan,” ungkap Anwar Abubakar.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekprov, Ashari Fakhsirie Radjamilo menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi yang diperoleh oleh Sulsel dalam hal penyelenggaraan ibadah haji khususnya Embarkasi Makassar.

“Hal ini akan menjadi motivasi terbesar kami dan seluruh stake holder terkait dalam hal perhajian untuk memberikan kembali yang terbaik kepada jemaah haji kita,” ujarnya.

Selaku pemerintah daerah, kata dia, sudah merupakan kewajiban untuk terus memperhatikan pembangunan dan perbaikan berbagai fasilitas pendukung termasuk regulasi/kebijakan pemerintah guna memberi kemudahan kepada masyarakat dan calon jemaah haji dalam melaksanakan ibadahnya, sehingga permasalahan-permasalahan seputar penyelenggaraan ibadah yang kadang muncul bisa dievaluasi sedini mungkin agar permasalahan tersebut lebih diminimalisir bahkan dihilangkan.

Ketua KPHI Pusat, Drs H Samidin Nasir, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi mendorong peningkatan dan mewujudkan target indeks kepuasan jemaah haji tahun ini di angka 85,23 persen (sangat memuaskan) berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik.

“Atau meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di angka 84,85 persen. Hal ini membuktikan bahwa dari tahun ketahun progress perhajian kita di tanah air semakin membaik,” ujarnya.

Tentunya, kata dia, hal ini berkat sejumlah inovasi baik itu dari sisi regulasi maupun dari sisi fasilitas serta kapasitas SDM yang dimiliki, meskipun disana sini masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki dan disempurnakan.

“Dan KPHI sudah menyampaikan sejumlah rekomendasi perbaikan diantaranya mencari formula untuk efektifitas dan efesiensi pada pemeriksaan biometric, pengaturan transportasi dari daerah ke embarkasi khususnya soal bagasi jemaah haji, dalam hal penataan dan kebersihan ruang makan perlu ditingkatkan, kualitas fasilitas manasik harus ditingkatkan pemeliharaannya, pemantapan manasik haji dan petugas kloter harus dimaksimalkan, fasilitas kesehatan di asrama haji masih perlu ditingkatkan serta ketertiban di asrama haji perlu diperbaiki lagi. Akan tetapi pengawasan dan evaluasi yang dilakukan KPHI tidak lebih tujuannya untuk mendorong dan lebih menyempurnakan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia di tahun mendatang,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi Embarkasi Haji Makassar (UPG) yang telah membuktikan diri sebagai embarkasi terbaik di tahun 2018 ini. Embarkasi Makassar meraih prestasi tertinggi sebagai UPT terbaik se Indonesia dengan sejumlah indikator penilaian sehingga memperoleh indeks tertinggi tahun ini yakni 90,4 persen disusul oleh embarkasi JKG (Jakarta) dan SOC (Solo Jateng), Medan lalu Surabaya.

“Sekali lagi ini bukti dari hasil kerja dan keinginan kita untuk menampilkan yang tebaik, akan tetapi jangan juga lengah, pencapaian ini pun sekaligus menjadi cambuk agar kita bisa berbuat lebih baik dan lebih maksimal lagi,” pungkasnya. (*)


div>