SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

KPK Gandeng Kowad Wirabuana Berantas Korupsi di Sulsel

Reporter:

Editor:

dedi

Jumat , 17 Maret 2017 19:06
KPK Gandeng Kowad Wirabuana Berantas Korupsi di Sulsel

int

MAAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama dengan Kodam VII Wirabuana melaksanakan seminar dan sosialisasi pelatihan fasilitator gerakan program Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK), di Hotel Ibis Jalan Maipa, Makassar, Jum’atĀ  (17/3).

Kegiatan ini diikuti 60 orang perwakilan masing-masing dari 30 Kowad dan 20 PNS Kodam VII serta 10 dari Persit Kartika Chandra Kirana.

Kegitan ini di buka langsung Kasdam VII Wirabuana, Brigjen TNI Supartodi yang mewakili Pangdam VII Wirabuana dengan pemukulan Gong pertanda dimulainya Gerakan SPAK.

Dalam sambutannya mengajak agen perempuan dari Kodam VII Wirabuana baik dari Kowad, PNS dan Persit mampu menyebarluaskan nilai-nilai anti korupsi, baik di lingkungan tempat tinggal atau komunitasnya maupun di lingkungan kerjanya masing-masing.

“Selain itu juga memperluas keterlibatan Kodam VII Wirabuana dalam mensosialisasikan nilai-nilai anti korupsi ini, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan mendorong keterlibatan seluruh masyarakat dalam mencegah korupsi sekaligus sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam membangun budaya hukum dan menjadi bagian bangsa menuju Indonesia bebas dari korupsi.” ujar Brigjen TNI Supartodi.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Irjen (Pur) Basaria Panjaitan, SH, MH sebagai perwakilan dari KPK memberikan pemahaman tentang arti kejujuran karena asal mulanya korupsi adalah ketidakjujuran.

Ia mengajak kepada para peserta pelatihan untuk mensosialisasikan 3 L yaitu lihat, “Lawan dan laporkan bila melihat perilaku menyimpang dan ketidak benaran di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
[NEXT-RASUL]
Menurut Basaria, Pelatihan Training for Trainers (TOT) bekerjasama dengan Kodam VII Wirabuana merupakan tahap pelatihan terakhir dari periode pertama (2014-2017).

“Sudah lebih dari 1.000 agen SPAK dari 34 provinsi dan lebih dari satu juta orang yang menerima pemaparan atau kampanye dari agen-agen tersebut,” terangnya.

Pelatihan Fasilitator Gerakan SPAK dilaksanakan mulai tanggal 17 – 19 April 2017 selama 3 hari dan merupakan salah satu kegiatan KPK bidang pencegahan bekerjasama dengan Australia Indonesia Patnership for JusticeĀ  (AIPJ) sejak 2014 sampai sekarang.

Dalam kegiatan ini turut hadir Danrindam Pa Ahli Pangdam, Para Asisten Kasdam, Dandim Makassar dan Kabalak Kodam VII Wirabuana.

Hadir pula Humas KPK Ibu Yuyuk Handriati, Senior Manager Anti corruption AIPJ Ibu Judhi Kristantini, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Pemprov Sulsel, Karo SDM Polda Sulsel, Ibu Wakil Ketua Persit KCK Daerah VII Wirabuana beserta para pengurus serta para perwakilan Kowad Kodam VII.


div>