MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

KPK Gelar Sosialisasi LHKN di Bulukumba

Reporter:

Salahuddin

Editor:

asharabdullah

Selasa , 20 Maret 2018 17:00
KPK Gelar Sosialisasi LHKN di Bulukumba

Suasana sosialisasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKN) bagi penyelenggara negara se-Kabupaten Bulukumba, digedung DPRD Bulukumba, Selasa (20/3/2018). Foto: Salahuddin/RakyatSulsel

BULUKUMBA, RAKYAT SULSEL.COM – Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) melakukan sosialisasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKN) bagi penyelenggara negara se-Kabupaten Bulukumba, digedung DPRD Bulukumba, Selasa (20/3/2018). Sosialisasi LHKPN merupakan bagian dari upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

“Kami datang di Bulukumba dalam rangka pemberantasan korupsi yang terintegrasi, kenapa KPK datang ke Bulukumba melakukan sosialisasi? “itu karena hampir setiap bulan ada yang ditangkap KPK,” kata Ketua tim Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan KPK, Dwi Aprilia Linda.

Dia meminta Pemkab Bulukumba melakukan aksi nyata dalam upaya pecegahan korupsi, melalui e-planning, e-budgeting, pengadaan barang jasa online, pelayanan terpadu satu pintu, perbaikan manajemen ASN.

“KPK juga meminta DPRD Bulukumba bersama Pemkab Bulukumba, menjalin sinergi yang baik. Tidak ada lagi uang ketuk palu,” tuturnya.

Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, mengakui salah satu upaya pencegahan korupsi itu adalah adanya kewajiban pelaporan dari pejabat negara terkait penyampaian LHKPN.

“Untuk itu saya mengharapkan kepada pejabat Bulukumba yang masuk kategori wajib lapor untuk mempersiapkan bahan laporannya untuk dimasukkan dalam LHKPN masing-masing,” jelasnya. (*)


div>