KAMIS , 18 OKTOBER 2018

KPK Gelar Workshop Integritas Bagi Pejabat Pemprov Sulsel

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 27 April 2016 23:47
KPK Gelar Workshop Integritas Bagi Pejabat Pemprov Sulsel

FOTO : Workshop Integritas bagi pejabat Pemprov Sulsel yang dilaksanakan KPK (27/4)

Sebagai ikhtiar menanamkan integritas dan nilai-nilai anti korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar Training of Trainers (TOT) Komite Tunas Sistem Integritas bagi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi dan unsur Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Acara yang akan belangsung dari 27 – 29 April 2016 dan diikuti oleh 24 orang Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta 6 orang unsur DPRD Prov Sulsel ini, dibuka langsung oleh wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang.

Dalam sambutannya, Agus menekankan pentingnya acara dimaksud sebagai upaya menghadirkan pemerintahan yang bersih di Sulawesi Selatan, “Ini merupakan kegiatan yang penting dan strategis.”

“Semoga integritas bisa menjadi energi positif yang mewarnai penyelenggaraan pemerintahan dan beresonansi membangun Sulsel untuk masyarakat yang lebih sejahtera.” Harap Agus.

Sementara itu, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat dari Deputi Pencegahan KPK, Sujanarko mengingatkan bahwa melalui kegiatan ini, diharapkan para pejabat dan legislator bisa memahami dan punya integritas agar menghindari korupsi.

Sujanarko juga menyebutkan bahwa kegiatan ini baru dilaksanakan di lima provinsi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Sulsel. “Sulsel adalah provinsi kelima yang KPK datangi dan latih mengenai Tunas Integritas.” Ujar Sujanarko.

Pada kesempatan tersebut, Sujanarko juga mengemukakan agar penginternalisasian nilai-nilai anti korupsi, diselaraskan dengan nilai-nilai organisasi Pemprov Sulsel.” Melalui kegiatan ini kita akan mencoba mengidentifikasi nilai, mengonstruksi sistem, serta membentuk komite integritas.”

KPK yang menggandeng Inspektorat Prov Sulsel sebagai penyelenggara workshop berharap agar Komite Integritas yang nantinya terbentuk, akan menjadi ujung tombak sosialisasi, internalisasi, dan aktualisasi nilai-nilai integritas di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.(***)


div>