SENIN , 17 DESEMBER 2018

KPK Geledah Rumah Bupati Kebumen

Reporter:

dedi

Editor:

Kamis , 29 Desember 2016 20:45
KPK Geledah Rumah Bupati Kebumen

int

KEBUMEN, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad. Penggeledahan itu terkait mengembangkan kasus dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen, pada APBD-P 2016.

“Rabu 21 Desember kemarin KPK melakukan penggeledahan di lima lokasi yaitu ruang kerja bupati Kebumen, rumah dinas bupati Kebumen, rumah pribadi bupati Kebumen, rumah dan kantor pengusaha bernama Ayub seorang saksi di Kebumen,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan pers, Kamis (29/12).

Febri mengatakan, sebanyak tiga tim penyidik diturunkan dalam penggeledahan kali ini. “Di lokasi ditemukan dan dilanjutkan penyitaan sejumlah dokumen dan handphone,” ujar dia.

KPK baru saja menetapkan Sekretaris Daerah Kebumen Adi Pandoyo (AP) dan swasta bernama Basikun sebagai tersangka baru dugaan suap terkait proyek di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Penetapan tersangka sekda Kebumen merupakan pengembangan penyidikan kasus yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT).

Adi Pandoyo ditetapkan sebagai tersangka penerima suap, sementara Basikun sebagai tersangka pemberi suap. Hingga kini, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus tersebut.

Mereka adalah Ketua Komisi A DPRD Kebumen Fraksi PDIP Yudhy Tri Hartanto, Sigit Widodo PNS di Dinas Pariwisata Pemkab Kebumen, Anggota DPRD Kebumen Dian Lestari dan Suhartono, Sekretaris Daerah Pemkab Kebumen Adi Pandoyo, Direktur Utama PT Osma Group Hartoyo, serta Salim yang merupakan Kepala Cabang PT OSMA Group Cabang Kebumen.

Yudhy dan Sigit diduga menerima‎ suap Rp 70 juta dari Hartoyo sebagai ijon dari proyek-proyek di Disdikpora Pemkab Kebumen senilai Rp 4,8 miliar. Di antaranya proyek pengadaan buku, alat peraga, dan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). (put/jpg)


div>