RABU , 15 AGUSTUS 2018

KPK Imbau Warga Jangan Pilih Calon Gubernur Bercatatan Buruk

Reporter:

Editor:

Lukman

Selasa , 23 Januari 2018 20:20
KPK Imbau Warga Jangan Pilih Calon Gubernur Bercatatan Buruk

Laode M Syarif

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawasi jalannya Pilgub Sulsel 2018. Lembaga Anti Rasuah itu mengajak masyarakat agar di Pilgub nanti, benar-benar selektif memilih pemimpin.

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, mengimbau warga Sulsel memilih pemimpin yang tak punya track record buruk. Terutama terkait korupsi.

“KPK sudah melakukan konsolidasi kepada masyarakat Indonesia Timur. Kami juga telah bekerja sama dengan pihak kepolisian dengan membentuk tim khusus, untuk mengawal proses pilkada nanti,” katanya, Selasa (23/1/2018).

Penegasan Laode Syarif ini disampaikan usai menjadi pembicara dalam acara Konsolidasi Masyarakat Sipil Region Timur terkait Pemetaan dan Penguatan Advokasi Anti Korupsi Sektor Sumber Daya Alam Serta Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah, di Fave Hotel Panakukang, Makassar.

“Kami kawal mulai dari awal sampai dengan kalau nanti ada sengketa di mahkamah konstitusi, kami sudah melakukan itu. Detailnya nanti akan kami update, apa-apa yang telah kami kerjakan,” sambung Laode.

Menurut Laode, kolaborasi KPK dan Polri dalam bentuk Satgas Politik Uang. Satgas ini sudah terbentuk dan akan menyebar ke seluruh Indonesia. Untuk itu, ia mengharapkan masyarakat di Sulawesi Selatan bisa memilih calon gubernur yang bagus rekam jejaknya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika ada kandidat yang melakukan politik uang dalam kampanyenya.

“Kami berharap bahwa masyarakat juga memilih calon gubernur yang bagus rekam jejaknya dan tidak memiliki catatan-catatan buruk. Oleh karena itu kalau ada kandidat yang menawarkan uang dalam pemilihan nanti, tolak uangnya, dan laporkan orangnya!”tegas alumnus Universitas Hasanuddin ini. (**)


div>