SELASA , 23 OKTOBER 2018

KPK Telusuri Transaksi Haram Perusahaan di Kasus e-KTP

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Senin , 04 September 2017 20:42
KPK Telusuri Transaksi Haram Perusahaan di Kasus e-KTP

int

RAKYATSULSEL.COM — Sejumlah nama baru dari pihak swasta mulai diperiksa oleh penyidik KPK terkait korupsi KTP elektronik. Tujuannya, menelusuri sejumlah transaksi oleh perusahaan yang diduga dilakukan berkaitan dengan korupsi e-KTP.

“Untuk kasus KTP elektronik info yang kita dapatkan dari penyidik memang kita sedang lakukan pemeriksaan terhadap pihak swasta, beberapa adalah nama baru,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Senin (4/9).

“Kami gunakan mulai lebih jauh pendekatan follow the money yaitu kita lebih melihat saat ini terkait dengan transaksi keuangan yang diduga terkait dengan kasus KTP elektronik.”

Selain kepemilikan aset sejumlah pihak, penelusuran transaksi keuangan itu juga dilakukan untuk menyelidiki ke mana saja aliran dana e-KTP mengalir.

Dari beberapa penggeledahan dan penyitaan yang telah dilakukan, KPK juga mendapatkan tambahan informasi baru.

“Beberapa penggeledahan dan disita sejumlah barang bukti elektronik komunikasi yang ada, kami dapatkan info yang baru. Jadi kami mulai dapatkan info yang lebih kuat,” kata Febri.

Adapun empat hari lalu, penyidik menggeledah rumah dari dua orang pihak swasta. Yakni, mantan Direktur Produksi PNRI, Yuniarto dan Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana.

Penggeledahan rumah Yuniarto dilakukan di kecamatan Pulo Gadung. Sementara kediaman Anang Sugiana berada di Grogol.

“Dari penggeledah, penyidik menyita sejumlah barang bukti ada dokumen-dokumen terkait KTP elektronik dan barang-barang elektronik. Dari sana akan dipelajari barang-barang bukti tersebut,” pungkasnya. [sam/rmol/luk]


Tag
  • e-ktp
  •  
    div>