SELASA , 20 FEBRUARI 2018

KPU Enrekang Diskusikan Wacana Penambahan Dapil

Reporter:

Azis Taba

Editor:

Muh Sophian AS

Senin , 27 November 2017 17:25
KPU Enrekang Diskusikan Wacana Penambahan Dapil

Suasana Diskusi di KPU Enrekang, membahas Evaluasi Penataan Daerah Pemilihan dan alokasi Kursi Pemilu anggota DPRD Enrekang, 2019 di Ruang pola Kantor KPU, Senin (27/11)

ENREKANG,RAKYATSULSEL.COM – Wacana Penambahan daerah pemilihan (Dapil) di Bumi Massenrempulu mengemuka di forum diskusi Evaluasi Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu Anggota DPRD Enrekang 2019, di ruang pola Kantor KPU Enrekang, Senin (27/11).

Sekretaris DPC Perindo Enrekang, Suleman Badao mengusulkan agar menambah dapil dari 3 dapil menjadi 4 dapil. Masing masing dapil mencakup 3 kecamatan, dari 12 kecamatan yang ada di kabupaten Enrekang. “Kecamatan Enrekang, Anggeraja dan Alla dijadikan satu dapil. Kecamatan Bungin gabung dengan Buntu Batu dan Baraka. ” Ujar Suleman menyebut contoh pembagian dapil yang terbaik menurutnya.

Namun pendapat Suleman ini disanggah Darianto pengurus PDIP yang lebih condong untuk mempertahankan pembagian dapil tetap seperti semula. “Saya melihat pembagian 3 dapil seperti pemilu 2014 lalu sudah tepat dan tidak perlu ada perubahan.” Sanggahnya.

Sementara Ketua KPU Enrekang Ridwan Ahmad mengungkapkan bahwa sesuai aturan penambahan maupun pengurangan dapil bisa saja dilakukan sepanjang sesuai aturan yang ada. Namun yang memiliki kewenangan untuk menetapkan hal tersebut adalah KPU Pusat. “setiap dapil minimal 3 kursi dan maksimal 12 kursi.” Kata Ridwan Ahmad.

Saat ini di Kabupaten Enrekang, terdapat tiga Dapil dengan masing-masing Dapil terdiri dari empat Kecamatan. Tiga Dapil tersebut mendapatkan jatah 30 kursi di DPRD Enrekang. Dapil satu 11 kursi, Dapil dua 10 kursi dan Dapil tiga, 9 kursi. Setiap dapil mencakup masing masing 4 kecamatan. (*)


Tag
  • KPU Enrekang
  •  
    div>