SABTU , 16 DESEMBER 2017

KPU Gowa Prediksi Jumlah Wajib Pilih Meningkat 5 Persen

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 26 Oktober 2017 16:00
KPU Gowa Prediksi Jumlah Wajib Pilih Meningkat 5 Persen

KPU

GOWA, RAKYATSULSEL.COM – Pelaksanaan pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel pada 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa memprediksi jumlah pemilih meningkat lima persen jika mengacu pada pemilih saat pilkada bupati dan wakil bupati pada 2015.

Peningkatan pemilih tersebut mengacu pada tingginya mobilisasi penduduk yang masuk di Kabupaten Gowa selama dua tahun terakhir ditambah pemilih pemula yang baru tamat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Komisioner KPU Gowa Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Arif Budiman menyatakan, potensi peningkatan jumlah pemilih pada pilgub Sulsel pada 2018 cukup signifikan. Pada pilkada Bupati dan Wakil Bupati Gowa 2015, jumlah pemilih tetap sebanyak 544 ribu lebih maka jika meningkat lima persen jumlahnya diprediksi 570 ribu lebih.

Peningkatan jumlah pemilih pada pilgub Sulsel cukup beralasan menyusul semakin banyaknya pembangunan perumahan pada sejumlah kecamatan khususnya Pallangga, Bajeng, Barombong dan Sungguminasa serta Samata.

Meski demikian, tidak semua warga yang memiliki atau membeli perumahan di daerah itu bertempat tinggal di Kabupaten Gowa.

“Tetapi minimal dikontrakkan sehingga pengontraknya menggunakan identitas kependudukan yang menjadi syarat untuk menggunakan hak pilihnya pada pilgub Sulsel mendatang,” tukasnya.

Arif Budiman juga melihat terjadi pertumbuhan jumlah pemilih dari pemilih pemula selama dua tahun sejak pilkada bupati dan wakil bupati 2015.


div>