KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

KPU Kembalikan Rp82 Miliar Sisa Dana Pilgub Sulsel

Reporter:

Al Amin Malliuri-Fahrullah

Editor:

Iskanto

Rabu , 07 November 2018 08:15
KPU Kembalikan Rp82 Miliar Sisa Dana Pilgub Sulsel

KPU (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel akhirnya mengembalikan sisa dana hibah Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel lalu sebesar Rp 82 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulsel, Selasa (6/11).

Ketua KPU Sulsel, Misna M Attas mengatakan, anggaran tersebut adalah sisa Pilgub Sulsel Juni lalu yang awalnya diperkirakan Rp 50 miliar tapi setelah dilakukan perhitungan ulang ternyata masih menyisahkan Rp 82 miliar. “Kita sudah kembalikan dan diterima pak gubernur (Nurdin Abdullah),” kata Misna.

Misna menambahkan, terkait pemanfaatan dana hibah Rp 82 miliar itu, pihaknya mengusulkan kepada Pemprov Sulsel untuk renovasi gedung KPU dan pengadaan alat transportasi.

Misna mengatakan, melalui dana itu, maka pihaknya mengusulkan untuk pengadaan empat unit mobil operasional. KPU, kata dia masih kekurangan mobil operasional apalagi menjelang musim Pemilu. “Untuk sosialisasi kami masih butuh mobil operasional. Yang ada saat ini hanya dua,” kata Misna.

Selain itu, kata Misna kantor KPU perlu direnovasi, saat ini kapasitas gedung dinilai sudah tidak memadai. Jika direnovasi, bisa lebih menghemat, tak perlu lagi menggelar kegiatan di hotel. Apalagi, tahun 2020 beberapa daerah akan kembali menggelar Pilkada.

“Kami juga minta dukungan berupa kantor. Kita tidak bicara nilai, hanya menerima kesediaan hati bapak Gubernur,” tambahnya.

Selain menyampaikan pemanfaatan dana hasil rasionalisasi tersebut, Misna juga menyampaikan beberapa hal, utamanya yang menyangkut masalah krusial jelang Pemilu serentak 2019.

KPU juga melaporkan ke Gubernur terkait pemuktahiran data pemilih tetap. Diprediksi jumlah pemilih tetap di Pemilu 2019 mencapai 6 juta jiwa. Yang jadi persoalan, kata Misna adalah jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan lebih banyak. Ada peningkatan dari jumlah Pilkada serentak sebelumnya. “Dulu hanya 17.000 TPS, sekarang menjadi 26.000 ribu,” tandasnya.

Sementara Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengapresiasi kerja KPU yang bisa merasionalisasi anggaran hingga Rp82 miliar, dari prakiraan awal yang hanya Rp50 miliar. Kata Nurdin, anggaran tersebut akan dikembalikan ke KPU dalam bentuk barang seperti yang diusulkan.

“Mereka minta empat mobil operasional kita kasih lima. Kita apresiasi kerja mereka dalam menghemat anggaran,” ujarnya. Sementara renovasi gedung akan dikerjakan mulai tahun depan. (*)


div>