SABTU , 20 OKTOBER 2018

KPU Maros Tetapkan DCS, 34 Bacaleg Dinyatakan Gugur

Reporter:

Ikbal

Editor:

Lukman

Senin , 13 Agustus 2018 10:20
KPU Maros Tetapkan DCS, 34 Bacaleg Dinyatakan Gugur

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros, saat gelar rapat pleno Penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPRD Kabupaten Maros Pemilu 2019, di Aula KPUD Maros, Minggu (12/08).

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros gelar rapat pleno Penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPRD Kabupaten Maros Pemilu 2019, di Aula KPUD Maros, Minggu (12/08).

Pada rapat tersebut ditetapkan sebanyak 416 Calon Legislatif yang dinyatakan sebagai DCS dari 14 partai politik peserta. Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner Devisi Teknis KPUD Maros, Mujaddid usai pleno.

“Dari 450 bacaleg yang diusulkan oleh 14 partai, 34 dinyatakan gugur karena tidak lolos verifikasi. Jadi jumlah bacaleg yang dinyatakan sebagai DCS yakni 416 orang,” ujarnya, Minggu (12/08).

Lebih lanjut, Mujaddid menjelaskan alasan gugurnya 34 bacaleg, yakni dikarenakan tak memenuhi syarat saat melalui proses verifikasi, beberapa berkas tak dilengkapi oleh bacaleg tersebut.

“Beberapa alasan gugurnya mereka itu karena tak memenuhi persyaratan, sehingga tak lolos verifikasi. Seperti, tak melampirkan surat keterangan kesehatan, ijazah SMA dan surat pengunduran diri dari instansi tertentu,” paparnya.

Mujaddid menambahkan, jika seusai penetapannya, DCS tersebut akan dipublikasikan melalui media cetak dan online. Di mana hal tersebut juga bertujuan agar semua masyarakat dapat melihat dan memberikan tanggapan.

“Setelah ini, kami akan umumkan di media, baik cetak maupun online, juga di website KPU. Tujuan dari publikasi ini agar masyarakat tahu DCS tiap partai, juga kami menerima tiap tanggapan dari masyarakat terkait bacaleg yang telah dinyatakan sebagai DCS, lalu kami akan tampung dan sampaikan ke parpol terkait tanggapan tersebut,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Ia juga menjelaskan jika penyampaian tanggapan masyarakat harus mengikuti aturan yang berlaku.

“Tanggapan dari masyarakat harus memenuhi aturan, melampirkan identitas yang jelas. Karena jangan sampai terindikasi ini hanya laporan dari bacaleg lain yang niatnya hanya untuk menjatuhkan lawannya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPUD Maros, Syamsu Rizal berpesan agar bacaleg yang telah dinyatakan sebagai DCS tetap menjaga integritasnya.

“Kami harapkan bacaleg dari tiap partai ini tetap menjaga integritasnya, tetap jaga tindakan jangan sampai ada gerakan tambahan yang melanggar konstitusi. Tentunya kami akan tindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku, mari berpolitik dengan etika yang berlaku, sehingga di Maros ini dapat tercapai tujuan dari substansi demokrasi,” tuturnya.

Diketahui, untuk penetapan Daftar Calon Sementara menjadi Daftar Calon Tetap (DCT) akan dilaksanakan pada 20 September 2018 mendatang. (*)


div>