JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

KPU Mengaku Tak Ada Persiapan Khusus Jelang Penetapan Pemenang Pilgub Sulsel

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Muhammad Alief

Rabu , 25 Juli 2018 17:23
KPU Mengaku Tak Ada Persiapan Khusus Jelang Penetapan Pemenang Pilgub Sulsel

Ketua KPU Sulsel, Misnah M. Attas

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, akan melakukan penetapan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan), sebagai gubernur terpilih periode 2018-2023 mendatang. Penetapan tersebut akan dilakukan di Hotel Maxone, Jl Taman Makan Pahlawan, Kamis malam (26/7).

Pada pemilihan 27 Juni lalu, pasangan Prof Andalan memperoleh 1.867.303 suara, disusul pasangan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar 1.162.751 suara, kemudian Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar dengan perolehan 807.330 suara dan terakhir pasangan Agus Arifin Nu’mang-Achmad Tanribali Lamo dengan perolehan 419.055 suara.

Penetapan ini baru dilakukan oleh KPU Sulsel, setelah memastikan tidak ada gugatan dilakukan oleh kandidat yang merasa dicurangi atau mendapati adanya pelanggaran sebelum dan sesudah pemilihan.

“Kan kita menuggu hasil dari MK apakah ada gugatan atau tidak ada. Dan saat ini sudah ada salinanya jika Pemilihan Pilgub tidak ada permasalah jadi kita akan plenokan besok (Hari ini),” kata ketua KPU Sulsel, Misna M. Attas saat ditemui di kantor KPU, Rabu (26/7).

Dengan demikian, jelang rapat pleno penetapan Prof Andalan sebagai gubernur Sulsel terpilih, KPU Sulsel mengaku jika tidak memiliki persiapan khusus, untuk menetapkan hasil pemilihan Pilgub Sulsel ini.

“Kalau persiapan tidak ada. Kan hanya pleno,” ucapnya.

Dalam rapat pleno penetapan nanti, KPU Sulsel juga akan mengundang tiga kandidat lain di Pilgub Sulsel. Namun, lanjut Misna, mereka tidak diwajibkan untuk hadir atau bisa diwakili oleh LO masing-masing.

“Kan sudah diatur oleh PKPU, kalau akan diundang. Kalau soal kehadiran, bisa diwakili siapa saja, (LO atau kandidat),” tutupnya. (*).


div>