KAMIS , 18 OKTOBER 2018

KPU Parepare: Tak Punya e-KTP, Tak Bisa Nyoblos di Pilkada 2018

Reporter:

Editor:

Niar

Selasa , 19 September 2017 16:59
KPU Parepare: Tak Punya e-KTP, Tak Bisa Nyoblos di Pilkada 2018

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Parepare menjelaskan, pentingnya bagi warga untuk segera melakukan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) sebelum perhelatan Pilkada dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang.

Divisi Teknis KPUD Parepare Sudirman mengemukakan, e-KTP merupakan pensyaratan mutlak bagi warga akan menggunakan hak suara atau melakukan pencoblosan pada Pilkada, baik Pilwalkot maupun Pilgub.

Ditegaskannya, bagi warga yang tak memiliki e-KTP, maka hak pilihnya akan dicabut. Dalam artian, warga tersebut tidak akan diizinkan melakukan pencoblosan untuk memilih pemimpin idola masing-masing.

“Ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dulu, masih bisa pakai KTP lama, KK, SIM, surat keterangan domisili, nah sekarang tidak bisa lagi. Harus e-KTP sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Sudirman, Selasa, (19/09/2017).

Lanjut Sudirman, bagi warga yang belum memiliki e-KTP lantaran blanko di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) habis, maka diperkenankan menggunakan Surat Keterangan telah melakukan perekaman e-KTP yang diperoleh dan dikeluarkan dari kantor Disdukcapil tersebut.

“Bisa menggunakan surat keterangan bahwa yang bersangkutan telah melakukan perekaman e-KTP. Surat Keterangan itu dikeluarkan secara resmi oleh Disdukcapil, kekuatannya sama dengan e-KTP,” terangnya.

Oleh karena itu, Sudirman mengimbau agar warga Parepare segera melakukan perekaman dan memastikan KTP yang dimiliki bukan KTP lama atau yang masih bersifat manual.

“Kalau KTP lama yang manual, itu juga tidak berlaku. Wajib hukumnya dalam bentuk e-KTP. Makanya untuk memastikan itu, segera ke Disdukcapil dan lakukan perekaman agar dapat menggunakan hak suaranya dalam pencoblosan nanti,” pinta Sudirman.

(Rahmaniar)


div>