RABU , 12 DESEMBER 2018

KPU – Pemkot Harus Adil !

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

asharabdullah

Senin , 05 Maret 2018 13:27
KPU – Pemkot Harus Adil !

Dok. RakyatSulsel

– Atur Jadwal dan Lokasi Kampanye Calon Gubernur

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, harus adil soal jadwal dan lokasi kampanye Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Sulsel. Jangan ada diskriminasi terhadap paslon tertentu.

Memasuki tahapan kampanye terbuka atau kampanye akbar paslon gubernur, KPU Sulsel telah menyiapkan jadwal kampanye. Hanya, lokasi kampanye belum ada kesepakatan.

“Kalau lokasi kampanye empat pasangan calon gubernur belum ditetapkan,” kata Kepala Bagian Hukum, Teknis dan Humas KPU Sulsel, Asrar Marlang Minggu (4/3) kemarin.

Asrar menjelaskan, berdasarkan kesepakatan, tim paslon rata-rata mengusulkan kampanye akbar akan dimulai tanggal 23 Juni 2018 di Lapangan Larebosi. Tetapi, usulan tersebut belum bisa diterima KPU Sulsel, karena banyak faktor. Salah satu pertimbangan adalah, lokasi kampanye adalah hak prerogatif KPU Makassar.

“Berkaitan lokasi kampanye, yang diusulkan KPU Makassar hanya dua tempat yang dianggap strategis. Yakni Lapangan Emmy Saelan dan Lapangan BTP,” ujarnya.

Ia menambahkan, Karebosi tidak masuk dalam daftar lokasi rapat umum di Makassar. Meski ada berbagai usulan, namun pihaknya belum bisa memutuskan atau menetapkan melalui Pleno KPU.

“Lagi pula jadwal dan lokasi rapat umum untuk pilgub belum ditetapkan KPU Sulsel,” pungkasnya.

Komisioner KPU Sulsel, Faisal Amir, menambahkan, KPU menjadwalkan agenda kampanye atas usulan tim LO kandidat.

Sedangkan untuk lokasi kampanye akbar di kabupaten kota yang hanya dua kali, KPU yang mengusulkan lokasi sehingga bisa dikontrol dan tak bertambrakan antara kandidat yang satu dengan yang lain.

“Soal zona kampanye diatur agar kandidat tidak bersamaan di wilayah yang sama. Sehingga, perlu pengaturan khusus. Kita pertimbangkan usulan lokasi dari KPU masing-masing,” imbuhnya.

Mantan Ketua KPU Takalar ini menyebutkan, hanya ada dua tempat di Kota Makassar yang akan menjadi tempat kampanye akbar. Yakni lapangan yang ada di BTP dan lapangan di Hertasning.

“Dalam pertemuan bersama LO, para kandidat meminta agar rapat umum Paslon Gubernur dengan Debat Kandidat diberikan jarak waktu yang cukup efesien atau tidak terlalu dekat. Akan kami bahas kembali nanti, dan kemungkinan debat kandidat yang akan dijadwalkan pertama,” jelas Faisal.

Terpisah, Ketua KPU Makassar, Syarief Amir, mengaku, soal jadwal kampanye di Pilgub diatur oleh KPU Sulsel. Sedangkan lokasi kampanye di Kota Makassar, ditentukan oleh KPU Makassar.

“Jadwal kampanye pilgub yang atur KPU Provinsi, kalau lokasi KPU kabupaten kota,” ungkapnya.

Ia membenarkan, sesuai rapat bersama tim LO kandidat, jadwal lokasi kampanye untuk kandidat di Pilwalkot Makassar yakni Hertasning dan BTP. Lokasi ini, kemungkinan akan disepakati untuk digunakan kandidat di pilgub nanti berkampanye.

“Kami di KPU Makassar sudah mengatur jadwal kampanye pilwali dan tim atau LO dua paslon sudah sepakat 22 dan 23 Juni. Lapangan yang direkomendasikan Pemkot hanya dua, yakni BTP dan Hertasning dan itu juga disepakati. Kalau yang Pilgub kita tanyakan ke KPU Provinsi, kemungkinan disini lokasi juga,” terangnya.

Syarif membantah jika KPU memberikan kesempatan kepada salah satu kandidat pilgub berkampanye di Lapangan Karebosi. Mengingat, jadwal lokasi kampanye di area tersebut belum diajukan atau diplenokan KPU Provinsi.

“Yang normatif saja, jangan sampai dikira kita tidak sejalan dengan KPU Provinsi,” tegas Syarief.

Sebelumnya, KPU Provinsi Sulsel melakukan pertemuan dengan tim LO Paslon Gubernur Sulsel di Aula KPU Sulsel.

Pertemuan kali ini untuk membahas jadwal kampanye terbuka pasangan Cagub Cawagub Sulsel. Namun, sudah dua hari KPU Sulsel melakukan pertemuan dengan ke empat LO paslon, tapi belum menemukan hasil.

Terkait hal ini, KPU Sulsel telah menerima usulan jadwal dan lokasi kampanye akbar atau rapat umum dari seluruh peserta pilgub. Dari usulan yang disetor, masing-masing paslon menginginkan agar lokasi kampanye akbar di Makassar ditempatkan di Lapangan Karebosi. Misalnya, pasangan Nurdin Halid – Aziz Kahar Mudzakkar yang memilih Lapangan Karebosi dengan sejumlah pertimbangan.

“Pilih Karebosi karena kapasitas tempat dan akses, parkir dan sebagainya. Apalagi kami mau hadirkan seratus ribu massa,” kata LO paslon nomor urut 1, Ziaur Rahman.

Keinginan yang sama disampaikan juga tim Agus Arifin – Tanribali Lamo, melalui Suardi Bakri. “Sebenarnya kami juga minta di Lapangan Karebosi,” kata Suardi.

Sementara, tim Nurdin Abdullah – Sudirman Sulaiman juga senada dengan paslon lainnya.
“Kami berharap di Lapangan Karebosi. Semua seperti itu (paslon lain). Karena Karebosi pusat kota dan titik nol Kota Makassar,” tuturnya.

Adapun Ichsan Yasin – Andi Mudzakkar, juga mengatakan hal yang serupa soal lokasi kampanye yang dipilih di Kota Makassar.

“Rencananya Lapangan Karebosi,” kata Halim Kamaruddin, selaku narahubung paslon nomor urut 4 IYL – Cakka.

Adapun jadwalnya kampanye akbar di Kota Makassar, dua paslon menginginkan kegiatan kampanye pada tanggal 23 Juni, yakni paslon nomor urut 1 dan 4. Sedangkan, paslon nomor urut 2 tanggal 22 Juni dan paslon nomor urut 3 tanggal 20 Juni. (*)

 


div>