JUMAT , 19 OKTOBER 2018

KPU – PMII Takalar Sosialisasi Pilgub Sulsel

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Kamis , 05 April 2018 21:40
KPU – PMII Takalar Sosialisasi Pilgub Sulsel

KPU Takalar bekerjasama dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Takalar melakukan sosialisasi Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2018 mendatang.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Takalar bekerjasama dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Takalar melakukan sosialisasi Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2018 mendatang.

Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Pemilih Pemula Dalam Mensukseskan Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan” ini dihadiri Ketua KPU Takalar Jussalim Sammak, Ketua Panwas Kabupaten Takalar, Ibrahim Salim, Ketua Majelis PMII Takalar Samsuar Saddara dan puluhan pengurus PMII Cabang Takalar, di Gedung NU Takalar, Kamis (5/4).

Ketua PMII Takalar, Ahmad Djunaedi, mengatakan banyak yang harus dilakukan di PMII Takalar, termasuk kendala-kendala selama ini yang terjadi di Kabupaten Takalar. Salah satunya menjelang pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2018 mendatang.

“Makanya ini momentum yang harus kita terlibat didalamnnya untuk mensukseskan pemilihan Gubernur mendatang. Sehingga menghasilkan Gubernur Sulsel yang lebih baik. Ini salah satu bentuk bahwa PMII Cabang Takalar bisa memperlihatkan bentuk kemitraannya dengan penyelenggara pemilukada Gubernur mendatang,” ujarnya.

Ketua Majelis PMMI Cabang Takalar, Samsuar Saddara membuka sosialisasi tersebut, setelah itu dia langsung mengajak kepada semua pengurus PMII Takalar dan pengurus OSIS agar bisa paham tentang pelanggaran Pemilihan Gubernur 2018

“Saya sangat mengpresiasi dengan adanya kegiatan sosialisasi yang dilakukan KPU dengan bekerjasama dengan PMII Cabang Takalar, karena ini sangat bermanfaat pada pemilih pemula. Salah satu hal fenomenal Ketua PMII dan Pengurus Cabang Takalar belum dilantik tetapi sudah jalan programnya,” kata dia.

“Kami berharap kedepannya agar perekrutan kader PMII Cabang Takalar, bisa berkompentensi
supaya bisa menghasilkan kader yang bagus. Tantangan kedepan untuk PMII Cabang Takalar agar bisa merekrut mahasiswa untuk masuk Kader PMII Takalar,” jelasnya.

Ketua KPU Takalar, Jussalim Sammak, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini bisa dilakukan dengan kerjasama PMII Cabang Takalar, dan memperkenalkan empat calon gubernur dan wakil Gubernur.

“Tiga hari menjelang pemilihan sudah masuk minggu tenang, tidak ada lagi aktifitas kampanye yang dilakukan calon Gubernur biarkan masyarakat tenang berfikir dalam menentukan pilihannya. Proses pemilihan gubernur nanti, tolong didorong keluarga kita agar pergi memilih,” imbaunya.

Ketua Panwas Kabupaten Takalar, Ibrahim Salim, mengajak kepada kader PMII agar bisa terlibat dalam pengawasan untuk pemilukada sehingga dapat mencegah terjadinya pelanggaran. “Saya mengajak kepada semua masyarakat dan pemilih fomula agar tidak terlibat dalam pelanggaran pelanggaran pemilu,” harapnya.

“Kami di Panwas Kabupaten sudah membentuk posko pengaduan setiap rumah Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) di masing-masing Kelurahan dan Desa, sehingga masyarakat bisa mengadu, apalagi sekarang sementara tahapan perbaikan daftar pemilih sementara (DPS), apabila nama masyarakat belum ada di DPS, maka kita sampaikan di PPL. Selain itu juga masuk tahapan kampanye paslon Gubernur dan Wakil Gubernur,” kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, sekarang tidak boleh memberi atau menerima berupa uang, materi, atau berupa barang dengan tujuan untuk memilih salah satu paslon. Siapa yang terlibat maka dia akan dipidana minimal tiga tahun penjara.

“Kalau ada keluarga ta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa tolong disampaikan agar jangan terlibat dalam tim pemenang atau mengkampanyekan salah satu paslon Gubernur dan Wakil Gubernur, lindungi keluarga ta dan sampaikan agar mereka tetap menjunjung tinggi netralitasnya,” jelasnya. (*)


div>