JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

KPU Sulsel Warning Parpol Soal Syarat Keterwakilan Perempuan

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Lukman

Rabu , 04 Juli 2018 22:00
KPU Sulsel Warning Parpol Soal Syarat Keterwakilan Perempuan

ILUSTRASI

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan telah memberikan warning atau memberikan peringatan kepada seluruh partai politik yang telah dinyatakan lolos sebagai peserta pemilu 2019 mendatang. Apalagi saat ini KPU sebagai penyelenggara telah membuka pendaftaran bakal calon legislatif (Baleg).

Warning yang diberikan KPU Sulsel yakni setiap partai politik harus terpenuhi 30 persen perempuan di setiap Daerah Pemilihan (Dapil). “Di undang-undang nomor 7 itu saya kira mutlak 30 persen setiap partai untuk menjadikan perempuan sebagai bakal calon legislatif,” kata Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sulsel, Fatmawati Rahim saat melakukan sosialisasi pendaftran caleg di Kantor KPU Sulsel, Jl Andi Petterani, Rabu (4/7).

Mantan komisoner Bawaslu Sulsel ini menyebutkan, jika adanya perempuan, itu merupakan kesempatan bagi kaum hawa menjadi wakil rakyat kedepan. “Dan ini saya kira merupakan peluang untuk perempuan untuk maju menjadi perwakilan masyarkat,” ucapnya.

Jika partai politik tidak bisa mencukupkan 30 persen perempuan maka pihak KPU, dipastikan tidak akan menerima itu. Bahkan menurut Fatmawati, 30 persen tersebut bukan keseluruhan yang ada dikabupaten kota maupun provinsi, namun setiap Daerah Pemilihan (Dapil).

“Tidak diterima pengajuannya jika tidak bisa mengisi 30 persen (Perempuan) dan bisa menggugurkan dapil yang tidak cukup,” ujarnya.

Dengan adanya keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen, menurut Fatmawati itu merupakan tantangan setiap partai politik. “Ini juga merupakan tantangan partai poltik,” ungkapnya. (*)


Tag
  • KPU Sulsel
  •  
    div>