JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

KPU Tekan Golput di Antara Pemilih Pemula

Reporter:

Editor:

hur

Minggu , 27 September 2015 22:27

MALILI, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur (Lutim), berupaya menekan jumlah Golongan Putih (Golput) di antara pemilih pemula pada pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Lutim, 9 Desember mendatang.

Hal itu disampaikan Khaerana, Komisioner KPU bidang Divisi Teknis, pada saat menggelar sosialisasi bagi pemilih pemula di kalangan pelajar yang ada di kecamatan Malili. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi terbuka di kawasan Taman Sayang Desa Puncak Indah Malili, Minggu (27/9).

Khaerana mengatakan, sosialisasi dihadiri 4 Sekolah Menegah Atas (SMA/Sederajat) yang ada di Kecamatan Malili. Selanjutnya, peserta sosialisasi tersebut, akan menjadi duta pemilih yang mempunyai tanggung jawab untuk untuk menyebarkanluaskan tatacara memilih dengan baik dan berbagi pengetahuan kepada pemilih pemula lainnya.

“Jumlah pemilih pemula dalam pilkada Lutim cukup signifikan, berkisar 15 persen. Olehnya itu, kami berusaha menekan angka golput,” kata khaerana.

Menurut dia, kegiatan seperti ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan angka partisipasi dalam Pilkada 2015. Kegiatan sosialisasi Pemilihan Umum yang dilaksanakan PPK Kecamatan Malili, adalah sebagai usaha untuk memberikan pendidikan politik serta mengajak pemilih pemula agar mau menggunakan
hak pilihnya pada tanggal 09 Desember mendatang.

Menurut Khaerana, pemilih pemula memiliki pengetahuan yang masih minim tentang pemilu dan merupakan pemilih mengambang (swings voters). Untuk itu dibutuhkan penggerak agar dapat menarik simpati para pemilih pemula sehingga mereka mau menggunakan hak suaranya pada saat pemilihan.

Dalam kegiatan tersebut, bukan hanya penyampaian menteri yang diberikan kepada peserta, tetapi
juga melakukan metode Games dalam simulasi menarik. Simulasi diberikan dengan cara yang mudah dipahami oleh para pemilih pemula dengan, sambil memperkenalkan pasangan Cabup-Cawabup serta cara pencoblosan yang benar.

Salah seorang peserta yang merupakan perwakilan dari SMA Negeri 2 Malili, Haryadi Herman (17)
mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan sosialisasi itu.

“Saya senang dapat mengikuti kegiatan ini. Materi yang disampaikan sangat mudah dipahami bagi kita sebagai pemilih pemula. Penyampaiannya juga sangat menarik karena menggunakan metode
simulasi permainan,” ujarnya.


div>