MINGGU , 21 OKTOBER 2018

KPU Timbang Nasib Tiga Parpol

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Iskanto

Rabu , 26 September 2018 08:00
KPU Timbang Nasib Tiga Parpol

ILUSTRASI

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel masih menimbang nasib seluruh Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Palopo dari Partai Golkar dan Partai Hanura yang terancam didiskualifikasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Selain Golkar dan Hanura, PDIP Bantaeng juga terancam didiskualifikasi karena tidak menyetor laporan awal dana kampanye (LADK) ke KPU masing-masing hingga batas akhir penyetoran, Minggu (23/9/2018) pukul 18.00 wita.

Ketua KPU Sulsel, Misna M Attas mengaku belum mengambil langkah tegas karena menunggu hasil mediasi parpol tersebut. “Kami tunggu hasil mediasi KPU masing-masing terhadap tiga parpol di dua daerah itu,” ujarnya.

Jika hasil mediasi yang dihadiri partai politik dan Bawaslu masing-masing daerah itu gagal, maka akan berlanjut pada pengajuan sengketa. Tetapi jika berhasil, maka KPU Sulsel tidak akan mendiskualiflkasi bakal calon anggota legislatif tiga partai politik tersebut. Dan akan melaporkan ke KPU RI.

“Jika ada hal teknis kami belum memutuskan apakah didiskualiflkasi atau tidak,” katanya.
Ketua Hanura Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud alias Ome yang dikonfirmasi tidak menampik jika partainya telat menyerahkan LADK ke KPU setempat. Tapi ia membantah jika dikatakan ada unsur kesengajaan.

Ia menyebutkan, faktor keterlambatan dikarenakan jaringan. Namun pihaknya masih melakukan mediasi untuk mencarikan solusi. “Ada keterlambatan jaringan. Kami tidak ada unsur kesengajaan. Saat ini kami tengah melakukan mediasi,” singkatnya.

Sementara Sekretaris PDlP Sulsel, Rudy Pieter Goni membantah jika kadernya di Bantaeng telat melakukan penyetoran. “Pengurus kami sudah menyetor LADK sesuai dengan waktu yang ditentukan,” katanya.

Menurut dia, hanya penafsiran perbaikan ini yang miskomunikasikan, sehingga pengurus PDIP di daerah merasa menunggu sampai waktu perbaikan sesuai jadwal KPU. “Saat ini, PDlP sementara mendiskusikan dengan pihak KPU Bantaeng,” tuturnya.

Adapun Plt Golkar Palopo, Armin Toputiri mengatakan pihaknya tengah melakukan mediasi dengan KPU setempat. “Sementara mediasi,” singkatnya. (*)


div>