RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Kritik Impor Beras, SPI: Petani Patah Semangat

Reporter:

Editor:

irsad ibrahim

Minggu , 26 Agustus 2018 21:29
Kritik Impor Beras, SPI: Petani Patah Semangat

Ilustrasi

RAKYATSULSEL. COM — Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih menyesalkan kepu­tusan pemerintah menam­bah impor beras. Menurut­nya, dasar pertimbangan pemerintah melakukan impor, tidak jelas.

“Karena tidak jelas dasar pertimbangannya maka petani tidak memiliki pa­tokan berapa idealnya produksi beras. Jumlah saty juta ton nggak sedikit,” ungkap Henry.

Henry memastikan impor beras merugikan petani. Karena, setiap ada impor masuk disusul penurunan harga gabah. Hal itu terjadi pada impor tahap pertama dan kedua pada tahun ini.

Dari kejadian itu, lan­jut Henry, pemerintah seharusnya lebih sensitif terhadap nasib petani. Menu­rutnya, saat ini petani patah semangat alias ngedown mendengar kebijakan baru pemerintah tersebut.

Selain berdampak terhadap petani, Heri menilai, impor beras saat ini menimbulkan multi penaf­siran. “Ini kan tahun politik. Itu bisa dicurigai terkait urusan politik,” pungkas­nya.  (rmol)


div>