SABTU , 20 JANUARI 2018

Kritis Setelah Tabrak Mobil Tanpa Weser, Pemilik Mobil: Kaca Spion Saya Lebih Mahal!

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 23 Januari 2015 15:50

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Muh Yusuf, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo saat ini harus menjalani perawatan intesif di Rumah Sakit Umum Lamaddukkeleng Sengkang.

Ia dirawat akibat luka serius yang dialaminya akibat laka lantas di Jalan Pahlawan, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Kamis (21-1-2015) kemarin.

Erwin, salah seorang kerabat korban mengatakan, kejadian itu berawal saat Muh Yusuf melintas dijalan pahlawan usai latihan Basket. Saat melintas itulah sebuah mibil jenis Susuki Vitara yang dikendarai Bapak Bakri (Pensiunan PNS) yang berada pas didepan motor yang dikendarai Muhammad Yusuf langsung berbelok ke kanan masuk lokasi rumah.

“Pada saat berbelok, mobil itu tidak menyalakan weser sebagai tanda untuk belok. Nah pada saat itulah terjadi lakalantas,” kata Erwin.

Menurut Erwin, Muh Yusuf yang tepat berada dibelakang mobil tersebut tidak mampu menghindari kecelakaan itu karena mobil tersebut mendadak langsung berbelok.

Usai kecelakaan, Muhammad Yusuf yang mengendarai motor mengalami luka dan langsung dibawa ke Klinik Prima namun kemudian terpaksa dirujuk Kerumah Sakit Umum Lamaddukelleng akibat luka serius yang dialami.

Gasnawati orang tua Muhammad Yusuf, mengaku usai mengatarkan anaknya ke rumah sakit langsung mendatangi rumah pemilik mobil untuk membicarakan dan mencarikan solusi jalan kekeluargaan namun justru mengaku mendapatkan sikap dan pernyataan yang kurang enak dihati.

“Bayangkan tanpa banyak bicara Bakri ini lansung meletakkan dan memperlihatkan kaca spion mobilnya yang rusak dan mengatakan silahkan anda bawah ini mobil besok ke bengkel dan ganti spion mobil kami dan ongkosi biayanya dibengkel, karena ini spion mahal,” kata Gasnawati.

Padahal kata Gasnawati ia berharap pemilik mobil itulah yang justru harusnya memberikan bantuan untuk biaya anaknya karena tidak menggunakan weser saat berbelok, selain itu seharusnya juga memberikan bantuan untuk membiayai motor yang sudah rusak parah.

“Jadi kami sudah laporkan ini ke Satuan lantas Polres Wajo karna kami anggap ini tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Gusnawati.

Kepala Unit Lakalantas Polres Wajo, Iptu Cecep mengatakan pihaknya telah menangani kasus tersebut. Ia juga mengatakan pihaknya telah mengamankan Mobil dan Motor untuk penyelidikan lebih lanjut.

 


Tag
  • kecelakaan
  •  
    div>