SENIN , 23 JULI 2018

Kronologi Meninggalnya Budi Anduk Menurut Parto Patrio

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Senin , 11 Januari 2016 18:27
Kronologi Meninggalnya Budi Anduk Menurut Parto Patrio

int

JAKARTA,RAKYATSULSEL.COM – Komedian Parto Patrio menyambangi RS Dharmais, Jakarta, Senin (11/1). Pria bernama asli Eddy Soepono ini turut mengantarkan kepergian almarhum Budi Anduk ‎ke tempat peristirahatan terakhir.

Budi diketahui meninggal karena menderita penyakit paru-paru. “Telah berpulang rekan dan sahabat saya almarhum Budi Anduk,” kata Parto di RS Dharmais, Jakarta, Senin (11/1).

Parto mengatakan, Budi sudah lama mengidap penyakit tersebut. Parto menceritakan, pada saat pulang kampung ketika lebaran tahun lalu, pria kelahiran Jakarta, 8 Februari 1968 itu mengalami sesak di dada. “Ada cairan dalam paru-parunya. Paru-parunya kerendam,” ucap Parto.

Pada saat itu, Budi sudah sempat dibawa ke dokter untuk mengambil cairan dari paru-parunya. Namun, penyedotan itu belum tuntas, karena Budi minta pulang.

“Akhirnya dokter membuat surat boleh pulang karena permintaan sendiri,” ‎ungkap Parto.

Setelah itu, Budi memilih pengobatan alternatif. Namun, kondisinya makin memburuk. Parto menjelaskan, Budi sempat dibawa oleh istrinya ke RS Harum.

Sayangnya, dokter di sana tidak bisa menangani karena peralatan tidak memadai. Kemudian, Budi dibawa ke Persahabat dan akhirnya menjalani perawatan di RS Dharmais.

“Istri (Budi) telepon saya bilang Mas Budi drop. Pada pukul 14.30 WIB hari ini, Tuhan berkata lain‎,” ucap Parto.

Dalam sesi wawancara, Parto sempat menangis. Ia turut membawa keranda almarhum Budi ke ambulans


div>