KAMIS , 18 OKTOBER 2018

KTM Urung Terbit, Mahasiswa Politani Pangkep Gruduk Gedung Direktur

Reporter:

Atho

Editor:

asharabdullah

Senin , 30 Juli 2018 20:37
KTM Urung Terbit, Mahasiswa Politani Pangkep Gruduk Gedung Direktur

Puluhan Mahasiswa Politani Pangkep, Berunjuk rasa di depan Gedung Direktur, Senin (30/07). (Atho/RakyatSulsel

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan Mahasiswa Politani Pangkep gruduk gedung direktur, Senin (30/07), mereka protes pihak kampus yang hingga saat ini belum menerbitkan kartu tanda mahasiswa (KTM), padahal biaya untuk proses administrasi sudah disetorkan mahasiswa ke pihak kampus.

Mahasiswa bahkan menuding ada mal administrasi dan indikasi korupsi terkait penerbitan KTM tersebut, hal ini disampaikan Presiden Mahasiswa Politani Pangkep, Ahmad Amiruddin.

“Ini sudah terjadi sejak 2013 lalu, mahasiswa belum mengantongi KTM, namun sudah menyetorkan biaya penerbitan KTM”, kata Ahmad.

Mahasiswa mendesak dalam hal ini Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Zulkifli ditindak tegas sebagai penanggung jawab KTM, bahkan mahasiswa mengancam akan melaporkan dugaan tersebut ke aparat kepolisian.

“Termasuk kami minta ada transparansi penerbitan KTM nantinya, hal ini juga akan kami laporkan ke yang berwajib jika terbukti ada penyalahgunaan”, jelasnya.

Terpisah, Direktur Politani Pangkep, Darmawan menilai jika hal tersebut adalah kesalah pahaman, apa yang ditudingkan mahasiswa dianggap tidak benar, meski demikian pihaknya akan mendudukan masalah tersebut untuk mencari solusi.

“Ini adalah miskomunikasi, dan kita akan dudukan permasalahan ini bersama, pada posisi berimbang, dan akan kita selesaikan”, tuturnya. (*)


div>