SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Kunjungan Wisatawan ke Makassar Tiap Tahun Meningkat

Reporter:

Suryadi

Editor:

Lukman

Kamis , 26 Juli 2018 17:00
Kunjungan Wisatawan ke Makassar Tiap Tahun Meningkat

Dinas Pariwisata Kota Makassar, saat menggelar kegiatan bertajuk "Analisis Sektor Kepariwisataan Kota Makassar Semester 1 Tahun 2018" di Hotel d'Maleo Makassar, Kamis (26/7/2018).

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Kota Daeng, julukan nama Kota Makassar, yang merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan sangat menggoda.

Dengan segala komplitas destinasi, menjadi “surga” bagi pengunjung. Khusus wisatawan mancanegara maupun lokal untuk berdatangan.

Hal ini, membuat pihak Dinas Pariwisata Kota Makassar, melakukan kegiatan bertajuk “Analisis Sektor Kepariwisataan Kota Makassar Semester 1 Tahun 2018” di Hotel d’Maleo Makassar, Kamis (26/7/2018).

Kabid Promosi Wisata Dinas Pariwisata Makassar, Muh Roem menyebutkan, tujuan kegiatan ini adalah pertama, meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Makassar, melalui pengembangan strategi pemasaran berdasarkan data kunjungan turis sesuai pola kebutuhan wisatawan.

Kedua lanjut dia, mensosialisasikan program-program pemasaran kepariwisataan kepada stakeholder khususnya kepada pengelola usaha jasa akomodasi dan biro perjalanan di Kota Makassar.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin destinasi wisata setiap tahun untuk memberikan informasi tentang analisis sektor kepariwisataan di Kota Makassar,” ujarnya.

Kegiatan ini sesai data bulan Januari hingga Juni 2018, secara estimasi, jumlah wisatawan Nusantara di Kota Makassar, tahun semester ganjil 2017 dan 2018 meningkat.

“Dimana tahun 2017, jumlah kunjungan mencapai 2.334.619 orang. Dan tahun 2018 sebanyak 2.550.760 orang. Meningkat 9,73 persen dibanding tahun sebelumnya,” tuturnya.

Sementara itu, Mewakili Walikota yakni Taufik Rahman selaku Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi menyampaikan, kunjungan wisata di Kota Makassar, menunjukkan indikasi kian hari terus meningkat.

Menurutnya, beberapa indikator diantaranya presentasi jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara menunjukkan variabel yang terus naik.

“Seiring frekuensi jumlah maskapai dan penerbangan internasional yang ada begitu pula dengan perkembangan jumlah pariwisata yang terus bertambah dari data tahun 2017 dan 2018,” ungkapnya.

Lanjut dia, untuk bidang usaha jasa akomodasi hotel berbintang telah tercatat sebanyak 136 dan non bintang 195 buah dengan total kapasitas kamar kurang lebih 16.000 buah dalam upaya mencapai visi Kota Makassar menuju kota dunia yang nyaman bagi semua.

Hak ini kata Taufik, tentunya mutlak harus ditopang dengan sumber daya dan potensi yang dimiliki. Salah satu tantangan yang harus dihadapi khususnya dalam melaksanakan misi dan program sektor kepariwisataan adalah bagaimana menyiapkan sarana fasilitas serta pelayanan di destinasi wisata yang aman dan nyaman penuh kenangan.

“Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mengembangkan pariwisata daerah menarik perhatian pemerintah pusat. Provinsi Sulawesi Selatan dengan indikator keberhasilan terbesar adalah kinerja usaha pariwisata sebesar 40 persen,” katanya. (*)

 


div>