SENIN , 10 DESEMBER 2018

Kurang Peminat, 2019 BRT Bakal Disubsidi Pusat

Reporter:

Al Amin

Editor:

Lukman

Minggu , 22 Juli 2018 21:15
Kurang Peminat, 2019 BRT Bakal Disubsidi Pusat

Salah satu angkutan massal Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata dengan model baru saat ujicoba di koridor dua, Mall Panakkukang, Makassar.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – 2019 Bus Rapid Trans (BRT) Mamminasata bakal disubsidi. Hal tersebut dipastikan Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Ilyas Iskandar setelah berkoordinasi dengan Dirjen Angkutan Darat Kementerian Perhubungan.

Kata Ilyas, subsidi BRT sudah masuk dalam Rencana Kerja (Renja) Kementerian Perhubungan. “Kepastian ini kita dapatkan setelah subsidi BRT masuk dalam Renja Kemenhub. Rencananya dimulai tahun depan,” kata Ilyas, Minggu (22/7).

Ia mengatakan subsidi diusulkan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Provinsi Sulselbar Dirjen Perhubungan Darat. Pemprov mengusulkan anggaran sekira Rp5,688 miliar ke pemerintah pusat.

“Ini untuk tiga koridor. Nominalnya sekira Rp5,6 miliar,” bebernya.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Provinsi Sulselbar Dirjen Perhubungan Darat, Beny Nurdin berharap anggaran yang disiapkan oleh Kemenhub untuk angkutan umum perkotaan bisa disisihkan untuk subsidi BRT Mamminasata.

“Program pemerintah pusat terkait revitalisasi angkutan umum di Indonesia Kemenhub mengusulkan Rp1,8 triliun dan ini akan dibahas dengan Kemenkeu,” ungkap dia. (*)


div>