• Sabtu, 25 Oktober 2014
Iklan | Epaper | Redaksi | Citizen Report

Kurang ‘Uang Panai’, Pria di Pangkep Tewas di Ujung Badik

Rabu , 05 Juni 2013 00:01
Total Pembaca : 1945 Views

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Lantaran uang panai’ atau mahar perkawinan kurang Rp 2 juta saat diserahkan, seorang pemuda di Pangkep, Kani harus meregang nyawa, Selasa (4/6) tadi. Ia ditikam menggunakan sebilah badik oleh Nurdin (32), yang tak lain adalah keluarga dari calon mempelai wanita.

Peristiwa berdarah ini terjadi sore tadi di Kampung Botonge, Desa Barabatu, Kecamatan Labbakkang, Pangkep.  Bermula ketika korban Kani hendak mempersunting adik perempuan pelaku.

Namun, entah karena dianggap tidak mematuhi kesepakatan jumlah mahar sebesar Rp 5 juta, sementara pelaku cuma membawa Rp 3 juta. Pelaku Nurdin langsung mendatangi rumah Kani dan menghujamkan badik tepat didada korbannya.

Usai menikam, Nurdin dengan membawa badik yang dipakai membunuh Kani langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Labbakkang. Untuk menghindari amuk keluarga korban, pelaku saat ini dititip dirutan Mapolres Pangkep.


Penulis: Muhammad Subhan
Editor: Azis Kuba