SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

Strategi Pressing Myanmar Rusak Skema Tiki-taka Timnas Indonesia

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 22 Maret 2017 11:10
Strategi Pressing Myanmar Rusak Skema Tiki-taka Timnas Indonesia

Skema tiki-taka Timnas U-22 Indonesia dirusak oleh strategi Myanmar (Sofyansyah/Radar Bogor)

RAKYATSULSEL.COM Pekerjaan rumah menanti Luis Milla. Debut pria Spanyol ini sebagai pelatih bersama Timnas U-22 Indonesia harus berakhir dengan kekalahan dari tim tamu Myanmar pada laga uji coba di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (21/3) sore WIB. Penyebabnya, skema yang dia terapkan, yakni tiki-taka, tak berjalan sempurna.

Kedatangan Milla sejatinya memunculkan ekspektasi tinggi akan permainan Indonesia yang lebih baik. Sebab, selama ini Timnas selalu dikenal lebih sering mengandalkan bola-bola panjang yang cenderung kurang efektif.

Lahir dari kultur sepak bola Spanyol, Milla sebenarnya ingin mengadopsi taktik tiki-taka dengan mengandalkan bola-bola pendek dan umpan cepat dari kaki ke kaki. Skema 4-3-3 pun menjadi primadona, laiknya banyak tim di Spanyol. Namun, saat pertandingan berjalan, skema yang dia terapkan justru mandek. Pelatih asal Spanyol itu punya alasan terkait hal tersebut.

“Kami awalnya memang mencoba bermain bola pendek. Tapi situasi di lapangan yang membuat skema tersebut tak bisa berjalan,” sebut Milla seusai pertandingan.

Milla menjelaskan, semua masalah berhulu dari strategi permainan Myanmar yang melakukan pressing ketat. Para pemain Indonesia dibuat kesulitan mengembangkan permainan sesuai instruksi Milla. Hal ini yang memaksa Ezra Walian cs terpaksa lebih banyak memainkan bola-bola panjang.

“Lawan tak memberikan kami ruang. Kalau kami paksakan bisa terkena serangan balik. Jadi pemain putuskan main bola panjang agar aman,” sebut Milla coba berapologi.

Dalam laga itu, memang jelas terlihat kalau Milla mencoba-coba formasi. Termasuk keberaniannya memainkan Ezra, yang baru beberapa hari bergabung bersama tim. Kini, Milla harus memutar otak lebih keras karena SEA Games sudah semakin dekat. Taktik tiki-taka harus disempurnakan jika ingin terus digunakan. Dia pun perlu mencari solusi dan alternatif terbaik jika strateginya mandek saat menghadapi tim dengan tipe permainan seperti Myanmar.(ies/JPG)


div>