RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Lagi, Bantuan Hibah Imam Masjid dan Pegawai Syara di Parepare Meningkat

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 14 Juni 2017 12:01
Lagi, Bantuan Hibah Imam Masjid dan Pegawai Syara di Parepare Meningkat

Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe menyerahkan bantuan kepada Imam Masjid dan Pegawai Syara di Sekretariat DMI, Masjid Agung Kota Parepare, Rabu, (14/6).

PAREPARE, RAKSUL.COM-Selain bantuan yang diterima Imam Masjid, Imam Rawatib, Khatib, Muatzin/Bilal, dan Pelayan Masjid setiap triwulan. Para Imam dan Pegawai Syara ini juga menerima bantuan dana dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare yang dihibahkan melalui Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Parepare.

Dana bantuan yang diserahkan Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe di Sekretariat DMI, Masjid Agung Kota Parepare, Rabu, (14/6) kembali mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Peningkatannya hingga Rp 41 juta.

Ketua DMI Kota Parepare, H Sapatiara menguraikan, tahun sebelumnya, Pemkot Parepare menganggarkan sekira Rp 500 Juta, dan tahun ini meningkat menjadi Rp 600 Juta.

“Ada peningkatan dari tahun lalu, totalnya Rp 100 Juta, termasuk dana pembangunan untuk 164 masjid dan Imam Masjid dan Pegawai Syara yang meningkat Rp 41 juta,” ujar H Sapatiara.

Sapatiara menguraikan nominal bantuan yang diterima para imam dan pegawai syara, masing-masing, Imam Masjid dari Rp 350 ribu menjadi Rp 400 ribu, Imam Rawatib Rp 300 ribu menjadi Rp 350 ribu, serta Khatib, Muatzin dan Pelayan masing-masing mendapatkan Rp 300 ribu, yang sebelumnya hanya Rp 250 ribu.

“Total setiap masjid untuk bantuan Imam dan Pegawainya Rp 1.650.000. Sementara untuk dana pembangunan masjid, kita berikan secara bervariasi, sesuai kondisi fisik masjid yang bersangkutan,” detil Ketua DMI Kota Parepare ini.

Penerimaan dana pembangunan untuk 164 masjid tersebut diwakili oleh empat masjid yang ada di setiap kecamatan, Masjid Agung misalnya, mewakili penerimaan bantuan masjid untuk wilayah Kecamatan Soreang, Masjid Al Ikhsan mewakili Kecamatan Ujung, Masjid Al Ikhlas mewakili Kecamatan Bacukiki Barat, dan Masjid Miftahul Khaer mewakili Kecamatan Bacukiki.

Terkait peningkatan bantuan tersebut, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe mengatakan, peningkatan bantuan dari tahun ke tahun bagi Imam Masjid dan Pegawai Syara merupakan salah wujud kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) untuk memakmurkan masjid.

“Berbicara mengenai masjid selalu diikutkan dengan cara bagaimana memakmurkan masjid, salah satunya dengan mensejahterakan Imam Masjid dan Pegawai Syara. Insya Allah tahun depan kita naikkan lagi anggarannya hingga Rp 100 juta,” ujar Taufan Pawe.
[NEXT-RASUL]

Konsep memakmurkan masjid kata Taufan, dimulai dari Imam Masjid dan Pengawainya, sehingga peningkatan kesejahteraan bagi mereka menjadi perihal utama.

“Membangun kota ini tidak hanya infrastruktur dan keindahannya tapi juga membangun umatnya, itulah sebabnya kita kerja-kerja keumatan. Oleh karena itu, dana dari rakyat harus kita olah dengan baik untuk rakyat,” sambung Taufan.

Peningkatan insentif yang diterima Imam Masjid dan Pegawai Syara, baik yang diterima per triwulan, maupun dalam bentuk dana hibah melalui DMI diapresiasi para Imam dan Pegawai Syara.

“Alhamdulillah ini bukti perhatian Pak Wali yang tidak hanya memikirkan pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga untuk kesejahteraan kami,” aku Asriono, Imam Rawatib Masjid Ar-Rahman Bilalangnge yang telah bertugas selama kurun waktu 10 tahun ini.

“Dulu tidak pernah naik, nanti Pak Wali (Taufan Pawe, red) insentif dan kesejahteraan para Imam diperhatikan dengan meningkat terus dari tiga tahun kepemimpinannya,” ujar Saharuddin, Imam Masjid Darul Haditz Guffi, Kelurahan Bumi Harapan, membenarkan.(sps/nia)


Tag
div>