KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Lagi, BKKBN Mamuju Resmikan Kampung KB

Reporter:

Sudirman

Editor:

Iskanto

Selasa , 23 Oktober 2018 10:00
Lagi, BKKBN Mamuju Resmikan Kampung KB

BKKBN Kabupaten Mamuju resmi mencanangkan Desa Rante Mario sebagai kampung KB (foto : Sudirman/Rakyatsulsel)

MAMUJU, RAKYATSULSEL.COM – Setelah pencanangan kampung Keluarga Berencana (KB) secara Nasional oleh Presiden Jokowi pada 14 Januari 2016 di Dusun Jenawi, Desa Martasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon Jawa Barat.

Sesuai harapan tersebut di Tahun 2018 Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menargetkan sebanyak 65 kampung KB. yang dicanangkan di seluruh Kabupaten se-Sulbar.

Salah satunya khusus di Kabupaten Mamuju, sudah mencanangkan kampung KB di dua desa, yakni Desa Keang Kecamatan Kalukku dan Rante Mario Kecamatan Tommo.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Mamuju, resmi mencanangkan Desa Rante Mario sebagai kampung KB. Diresmikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mamuju, Artis Efendi, Selasa (22/10).

Kepala Bidang Advokasi dan Pelatihan BKKBN Sulbar Nuryamin, yang hadir di kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa sesuai tujuan terbentuknya kampung KB, untuk meningkatnya kualitas hidup masyarakat dimanapun kampung KB berada. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang KB dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Meningkatnya kualitas pendidikan pada anak usia sekolah. Meningkatnya peserta aktif KB modern menggunakan salah satu alat kontrasepsi, seperti ,implan, pil dan suntik.

“Dengan dicanangkannya kampung KB ini, diharapkan keterlibatan dan dukungan dari semua lintas sektor, perangkat daerah dan swasta yang ad diwilayah ini, dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menambahkan setelah dicanangkannya kampung KB ini, tidak berhenti sampai disini. Namun harus senantiasa dipantau perkembangannya, masalah dan hambatannya. Sehingga dapat dievaluasi dan dilaporkan ke Pemerintah Daerah dan BKKBN, baik secara langsung maupun tidak langsung (online).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Rante Mario Syahrir memberikan apresiasi dengan adanya pencanangan kampung KB. Karena dengan adanya hal tersebut kesejahteraan rakyat bisa meningkat

“Saya sangat mengapresiasi program ini, karena program ini bisa mengudekasi keluarga yang bahagia, dan secara otomatis dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkap Syarir. (*)


div>