KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Lagi, Karyawan PDAM Makassar Dilatih K3

Reporter:

Editor:

Nunu

Rabu , 30 Mei 2018 14:32
Lagi, Karyawan PDAM Makassar Dilatih K3

PELATIHAN K3 - PDAM Kota Makassar kembali melaksanakan In House Training Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Dasar di Hotel Arthama hari ini, Rabu, 30 Mei 2018.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – PDAM Kota Makassar kembali melaksanakan In House Training Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Dasar bagi Karyawannya di Hotel Arthama hari ini, Rabu, 30 Mei 2018.

Direktur Umum PDAM Kota Makassar H. Asdar Ali yang juga sekaligus membuka secara resmi Pelatihan ini dalam sambutannya mengingatkan pentingnya pelaksanaan Pelatihan ini mengingat risiko kerja kita yang berat mungkin kapan saja musibah dapat terjadi menimpa kita. Memang Semua musibah itu Tuhan yang atur, semua KehendakNya tapi bukan berarti kita lalai dalam mengantisipasi terjadinya resiko kerja.

“Sama halnya dengan Rejeki tidak datang sendiri tapi harus dijemput walaupun sudah diatur olehNya, kita sudah berupaya menyiapkan perlengkapan K3 dan harus digunakan serta kita juga harus disiplin mengikuti prosedur dan sedini mungkin segala resiko kerja itu dapat diminimalisir. Kalau sudah dipersiapkan semua terus terjadi juga, itulah yang dinamakan Takdir hidup kita,” imbuhnya.

Salah satu contohnya yakni kebocoran di Pampang. Pekerjaan tersebut terbilang sangat berat, oleh karena itu kita wajib bersyukur karena ada kendala pada karyawan walaupun dengan menggunakan kelengkapan yang minim.

“Termasuk juga rekan kita dibagian Produksi yang setiap saat bersentuhan dengan Zat Kimia, ini perlu diperhatikan juga persoalan kelengkapan dan manfaat menggunakan K3,” tambahnya.

(IST)

Tampak hadir dalam acara pembukaan, Direktur Tehnik, Hj. Kartia Bado dan beberapa Pejabat Struktural PDAM Makassar.

Sementara itu PLT Kepala Balai Besar Pengambangan K3 Kota Makassar, Dr.Muhammad Jabir, M.Kes dalam sambutannya menjelaskan Kesehatan dan Keselamatan dalam bekerja harus menjadi prioritas utama. Pelatihan K3 ini akan memberikan pemahaman terhadap bagaimana cara mengendalikan potensi bahaya ditempat kerja kita supaya dapat selamat dan produktivitas dapat tetap terjaga.

Untuk penerapan Sistem K3 akan memakai sistem Manajemen, dengan didasari dengan organisasi K3 yang disebut P2K3 atau Panitia pembina K3 yang akan dibentuk dan ada training khusus yang anggotanya dari semua unit kerja, Ketua dari Unsur Manajemen dan Sekertarisnya dari Ahli K3. Nanti setelah terbentuk baru didaftarkan ke Disnaker Provinsi untuk diresmikan dan dikukuhkan sebagai Organisasi K3.

Ketua Pelaksana Pelatihan, Ayyub Absro membeberkan In House Training ini sendiri akan berlangsung selama 2 hari yakni tanggal 30-31 Mei 2018 yang diikuti 35 peserta terdiri dari staf yang berhubungan dengan Bidang Tehnik dan Produksi. “Ini kan kegiatan yang kedua, yang pertama itu tahun lalu dengan jumlah peserta 50 orang, kita harapkan semoga bisa berkelanjutan,”pungkasnya.


Tag
div>