SELASA , 23 OKTOBER 2018

Lagi, Massa Bakar Motor Penjambret

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 16 Desember 2016 09:35
Lagi, Massa Bakar Motor Penjambret

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Nasib naas menimpa As (20) warga Jalan Manunggal 31, Makassar. Ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah diamuk massa saat kedapatan menjambret Lisa Markus (20), di Jalan Buntu Torpedo, Makassar, Rabu (14/12). As berhasil lolos dari amukan warga setelah berpura-pura mati.

Hal itu dibenarkan, Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Ujung Pandang, AKP Ananda Fauzi Harahap. Menurutnya, penangkapan pelaku jambret ini, diketahui berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) terhadap salah satu warga yang hendak pulang dari acara natal pemuda.

“Kami menerima informasi kalau ada pelaku diamuk massa di depan Monumen Mandala karena menjambret tas warga hendak pulang dari gereja Toraja Makassar,” ujar Ananda diberitakan Rakyat Sulsel, Jumat (16/12).

Ananda pun menceritakan ikhwal peristiwa ini, salah satu korban jambret itu bernama Lisa, warga jalan Buntu Torpedo, Makassar usai mengikuti kegiatan natal pemuda di Gereja Toraja Bawakaraeng Makassar.

Wanita berambut cepak ini pun berjalan kaki menuju rumahnya dijalan Buntu Torpedo, namun As pun mengikutinya dari belakang. Tak begitu lama, tiba-tiba pelaku pun mendatangi korban dengan menggunakan sepeda motor dari arah belakang, lalu dirinya pun menarik tas milik korban.

Akan tetapi korban mempertahankan tas miliknya yang hendak dirampas, sehingga terjadi tarik menarik antara pelaku dan korban. Korban pun berteriak meminta tolong kepada warga, dan menarik perhatian warga sekitar.

“Dia buntuti ka dari belakang waktu pulang dari gereja ke rumah. Lalu, na rampas tasku. Saya pun terjatuh waktu saling tarik menarikka dengan pelaku, tetapi langsung ka berteriak,” beber Lisa saat dijumpai di lokasi.

Dalam aksi tarik menarik antara korban dan pelaku, korban pun terjatuh sehingga mengalami lula lecet sibagian siku kiri dan lutut kiri. Warga sekitar pun langsung menghadang pelaku usai mengambil tas korban.

“Warga datang dan langsung memukulnya sampai terjatuh dari motornya, tetapi dia langsung kasih keluar badiknya untung menghalau warga untuk mendekatinya,” pungkas Lisa.

Atas tindakan pelaku tersebut dijerat pasal 362 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (***)


div>