SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Lagi, Pelantikan Ketua RT/RW Diundur

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 23 Mei 2017 11:52
Lagi, Pelantikan Ketua RT/RW Diundur

Ilustrasi Kantor Balaikota Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pelantikan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang dijadwalkan berlangsung, Minggu (21/5) lalu, kembali diundur. Pelantikan RT/RW ini kembali dijadwalkan ulang usai lebaran Idulfitri.

Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar Iskandar Lewa, membenarkan perihal penundaan pelantikan tersebut. Ia mengatakan, ketua RT/RW yang terpilih direncanakan akan dilantik Juni mendatang.

“Iya diundur lagi dek, soalnya padat sekali agenda. Sementara kita belum sempat mempersiapkan proses pelantikannya. Dengan demikian, kita jadwal ulang usai lebaran nanti, sekaligus juga dengan pengukuhan Ketua LPM dan dirangkaikan dengan halal bi halal,” terangnya diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (23/5).

Dirinya juga mengaku telah menyampaikan hal itu kepada pihak kecamatan dan kelurahan melalui imbauan, meski pihaknya telah mencetak undangan pelantikan pada jadwal awal yang telah ditentukan.

“Olehnya, dimohon untuk disampaikan kepada pihak yang berkaitan dengan kegiatan ini, terkhusus kepada para Ketua RT/RW/LPM terpilih di wilayah masing-masing, agar menunggu informasi lebih lanjut. Kami memohon maaf atas penundaan ini dan terima kasih atas pengertian dan kerjasamanya,” ujar Daeng Emba.

Selain itu, saat ini BPM juga masih menunggu perampungan pembuatan baju seragam seluruh ketua RT/RW masing-masing kecamatan. “Ada beberapa kecamatan yang belum masukkan ukuran bajunya. Kita ingin seragam, kan tidak etis ada yang pakai ada yang tidak,” sambung Daeng Emba.

Terpisah, Kasubag Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Syafran Dg Romo mengatakan, jika konsep pelantikan 5.969 Ketua RT/RW kemungkinan tidak lagi dilakukan secara serentak. Namun, direncanakan akan berlangsung di masing-masing kecamatan secara bergantian di 15 wilayah. “Kemungkinan konsep pengukuhannya berubah tidak serentak,” ujar Safran.

[NEXT-RASUL]

Pihak kecamatan nantinya diharap untuk menyiapkan lokasi pelantikan sekaligus dirangkaikan agenda silaturahmi. “Sepertinya kita yang buatkan jadwal, apakah setiap hari perkecamatan ataukah dua kecamatan perhari,” tuturnya.

Menurutnya, penjadwalan ulang pelantikan tersebut tidak menjadi persoalan. Lantaran secara legitimasi, jabatan masing-masing ketua RT/RW yang terpilih sudah dilaksanakan sejak Surat Keputusan (SK) diterbitkan tanggal 24 Maret lalu.

“Tidak ada masalah kalau tinggal dilantik. Kan pelantikan itu acara seremonial saja, yang penting itu SKnya sudah ada. Jadi tugas dan fungsi RT/RW sudah dapat dijalankan,” urainya. (***)


div>