SENIN , 20 NOVEMBER 2017

Lalai Saat Operasi Zebra, Mahasiswa Minta Kapolda Evaluasi Kapolres Bulukumba

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

Muh Sophian AS

Selasa , 14 November 2017 20:42
Lalai Saat Operasi Zebra, Mahasiswa Minta Kapolda Evaluasi Kapolres Bulukumba

Mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Bulukumba berbincang dengan Kapolsek Panakkukang saat aksi unjuk rasa di depan Kantor Dirlantas Polda Sulsel, Jl. AP. Pettarani, Selasa, (14/11). foto : Ramlan Makkaratang/RakyatSulsel

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Bulukumba melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dirlantas Polda Sulsel, Jl. AP. Pettarani, Selasa, (14/11), Sekira pukul 15.30 wita. Mereka menuntut pihak polda mengusut tuntas kasus yang menyebabkan meninggalnya seorang Warga Bulukumba, Zainal Abidin yang diduga telah aniaya oleh oleh oknum Polantas Polres Bulukumba pada Operasi Zebra di daerah Tabuttu, Kecamatan Ujung Loe, (4/11) lalu.

Dalam aksinya, Jenderal Lapangan Solidaritas Mahasiswa Bulukumba Yalil mengatakan, kedatangan mereka untuk menuntut kepada Kapolda Sulsel mengevaluasi kinerja Kapolres Bulukumba. Selain itu pengunjuk rasa juga menuntut agar Kapolda Sulsel mecopot Kapolres dan Kasat Lantas Polres Bulukumba. “Kami meminta dengan tegas kepada kapolda Sulsel untuk mengevaluasi kenerja Kapolres Bulukumba, tangkap dan pecat oknum kepolisian yang bertindak sewenang-wenang menghilangkan nyawa warga,” tegasnya

Sementara itu, Kepala Dirlantas Polda Suslsel, Kombes Pol. Agus Wijayanto yang langsung menerima aspirasi para pengunjuk rasa tersebut mengatakan kasus ini telah ditangani Propam Polda. “Saya terima aspirasi ini dan kasus ini sudah ditangani Propam Polda. Semua ada prosesnya,” ungkapnya

Lebih lanjut Agus meminta kepada para demonstran agar tetap bersabar, pasalnya dalam proses penangan kasus tersebut tentu membutuhkan waktu yang tak singkat. “Tolong jangan dicederai aksi ini, pasti kita evaluasi, Insya Allah kita akan komitmen jadi tidak usah khawatir karena proses ini sementara berjalan,” katanya. (*)


div>