RABU , 14 NOVEMBER 2018

Lama Vakum, Perhumas Makassar-Sulsel Kini Kembali Hadir

Reporter:

Al Amin Malliuri

Editor:

Iskanto

Kamis , 01 November 2018 09:40
Lama Vakum, Perhumas Makassar-Sulsel Kini Kembali Hadir

Sutopo Purwo, Jadi Pembicara Utama Workshop Pelantikan Perhumas Makassar-Sulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Pengurus Pusat (BPP) Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Indonesia, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Workshop Kehumasan, di Hotel Gammara Makassar, Selasa (31/10).

Rakor dan Workshop Kehumasan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhumas Makassar-Sulsel oleh Ketua Umum BPP Perhumas Indonesia, Agung Laksamana.

Agung Laksamana, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya Perhumas untuk wilayah Makassar – Sulsel setelah sekian lama vakum. Sebab, menurutnya keberhasilan dan kesuksesan sebuah organisasi sangat besar dipengaruhi dari kegiatan kehumasan.

“Terima kasih, akhirnya Perhumas bisa kembali hadir di Makassar, Sulsel. Ini setelah cukup lama vakum dan saya sangat mengapresiasi menunjukkan semangat kehumasan di Sulsel,” akunya.

Dijelaskannya bahwa organisasi Perhumas ini berdiri pada 15 Desember 1972. Merupakan organisasi profesi kehumasan pertama yang lahir dengan fokus pengembangan profesionalisme kehumasan, dan saat ini telah terbentuk pengurus di 30 kota di Indonesia.

Sementara Ketua BPC Perhumas Makassar-Sulsel, Devo Khaddafi, menyampaikan, pelantikan ini sangat istimewa karena pengurus yang baru dilantik, langsung menggelar program kegiatan berupa workshop dan rapat koordinasi.

“Selain itu, pelantikan ini juga merupakan upaya meningkatkan profesionalisme dan pengembangan jaringan humas, serta sebagai wadah dan payung insan humas dari berbagai instansi, baik negeri dan swasta di Sulsel,” ujarnya.

Devo Khaddafi yang menjabat Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel ini mengatakan, citra pimpinan dari sebuah organisasi termasuk di pemerintahan ada di humas. Olehnya itu, humas juga harus mampu beradaptasi dan mengantisipasi era industri 4.0 dengan cara meningkatkan kompetensi.

Asisten III Bidang Administrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Ruslan Abu, yang turut hadir saat membuka Rakor dan Workshop Kehumasan, mengatakan, peranan humas sangat penting dan strategis. Apalagi, saat ini proses komunikasi telah menembus batas ruang dan waktu.

“Apalagi Sulsel dipimpin oleh gubernur baru, jadi banyak hal yang perlu dikomunikasikan. Bahkan di internal sendiri tentu harus memahami cara bertindak gubernur dan wakil gubernur. Tentu diharapkan humas betul-betul bersinergi. Sehingga hal-hal yang menjadi bagian dan perencanaan bisa kita dilaksanakan sebaik-baiknya,” tandas Ruslan. (*)


div>